Bulan Muharam, Pemkot Depok Santuni 1.070 Anak Yatim dan Dhuafa

40
Wali Kota didampingi Ketua DPRD, Sekretaris Daerah dan Ketua Baznas saat menyerahkan santunan kepada anak yatim

Margonda | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota (Pemkot Depok) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok memberikan santunan kepada 1.070 anak yatim dan dhuafa. Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah Tingkat Kota Depok.

“Rasa syukur yang mendalam, kami hari ini (kemarin,red) dapat menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah, dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Mohammad Idris, Wali Kota Depok, Rabu (03/08).

Dikatakan Idris, dalam konteks pemerintahan, makna peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah sebagai revitalisasi spiritual dalam menjalankan tugas-tugas negara. Persoalan inovasi, kinerja, kolaborasi, kerja sama, kerja keras itu adalah pelajaran spiritual dari Peringatan Tahun Baru Islam.

“Peringatan 1 Muharam sejatinya harus diterjemahkan dalam sikap-sikap perilaku kita,” papar Idris seperti dilansir berita.depok.go.id.

Untuk itu, imbuhnya, pada momentum peringatan Tahun Baru Islam tingkat Kota Depok yang mengambil tema ‘Hijrah, Refleksi Membangun Khoiru Ummah,’ umat Muslim di Kota Depok diingatkan untuk kembali menjadi umat terbaik. Jika ditarik sejarahnya, permulaan atau penetapan tahun hijriah itu penuh dengan peristiwa-peristiwa heroik penuh dengan sikap-sikap integritas.

“Khususnya kita sebagai anak bangsa harus belajar itu. Misalnya saja sikap inisiatif, jadi ditetapkan pentingnya penghitungan tahun hijriah ini terjadi pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab,” jelasnya.

“Pada masa itu, Umar bin Khattab sangat berhak berkewenangan untuk menetapkan satu kebijakan tertentu. Tapi itu tidak dilakukannya, dan mengumpulkan sahabat sahabat senior yang mempunyai ide-ide cemerlang. Dan muncul ide pentingnya penghitungan tahun hijriah ini juga 17 tahun setelah Nabi Hijrah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Depok, KH Encep Hidayat mengatakan, penyaluran paket bantuan untuk yatim dan duafa rutin diadakan setiap tahun. Bantuan didistribusikan ke 11 kecamatan dan 63 kelurahan.

“Penerima bantuan ini merupakan perwakilan dari semua daerah di Kota Depok. Kami ada 11 kecamatan dan 63 kelurahan, semua terwakili supaya sebarannya itu ada di semua wilayah, karena Depok tercermin dari situ,” jelasnya.

Dirinya pun mengucapkan terima kasih atas dukungan dan perhatian yang diberikan Pemkot Depok ke Baznas Kota Depok selama ini.

“Dukungan untuk Baznas Depok dan insyaAllah akan terus berkolaborasi ke depan,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here