Pembuat & Pengedar Uang Palsu Lintas Provinsi Diciduk Polisi, Nilainya Capai Ratusan Juta

57
Kapolres Metro Depok didampingi anggota saat menunjukan uang palsu yang berhasil disita dari tangan pelaku

Cimanggis | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian Polsek Cimanggis dan Polres Metro Depok berhasil mengamankan tiga pelaku pengedar uang palsu lintas provinsi.

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar kepada wartawan mengatakan, ketiga pelaku diamankan di berbagai wilayah dan salah satunya seorang wanita.

“Tiga pelaku yang diamankan mereka adalah Adi Mansur, Riza Garnita dan seorang perempuan atas nama Novi,” ujarnya, Kamis (28/07).

Penangkapan ketiga pelaku, kata dia, berawal dari laporan masyarakat terkait adanya uang asli ditukar dengan uang palsu. Dari informasi tersebut, petugas pun melakukan pendalaman dan memancing pelaku Novi untuk bertransaksi.

“Dari informasi yang didapat, anggota kami memancing untuk transaksi uang palsu ini,” katanya.

Pertama, sambungnya, diamankan atas nama Novi dan kemudian dilakukan pengembangan ke Tegal dan diamankan atas nama Adi Mansur dan Riza Garnita.

“Mereka sama-sama ditangkap di Tegal, Jawa Tengah,” jelasnya.

Dari penangkapan pelaku, petugas pun menyita uang palsu senilai Rp 317 juta.

“Uang palsu yang kami amankan totalnya Rp 317 juta. Semuanya pecahan Rp 100 ribu,” terangnya.

Tidak hanya itu petugas juga mensita seperti mesin pencetak, HP, tinta warna dan barang lainnya yang mendukung pencetakan uang palsu.

“Para pelaku memberikan uang palsu sekitar Rp 2 juta dan ditukar dengan uang asli sekitar Rp 1 juta,” ungkapnya.

Untuk mengelabui warga, mereka beraksi atau menggunakan uang palsu itu di sejumlah wilayah seperti pasar, warung dengan waktu menjelang malam hari sehingga tidak diketahui.

Imran mengatakan, ketiga pelaku terancam dijerat Pasal 55 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

“Pasal 55 KUHP, ancaman pidana penjara 15 tahun,”katanya.

Sementara itu salah satu pelaku AM mengatakan, peredaran uang palsu sudah dilakukan selama tiga bulan di beberapa wilayah seperti Depok, Tangerang dan Bali. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here