Dianggap Mengganggu Transportasi, Tugu Gong Si Bolong Bakal Direlokasi

172
Terlihat tugu Gong Si Bolong yang berada di tengah jalan di kawasan Beji

Beji | jurnaldepok.id
Masyarakat di Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Beji, Senin (25/7) malam menggelar doa bersama terkait rencana pemindahan Tugu Gong Si Bolong.

Lurah Tanah Baru, Dicky Mahyudi kepada wartawan mengatakan, Tugu Gong Si Bolong yang terletak di perempatan Jalan Tanah Baru, Kelurahan Tanah Baru, Beji, akan direlokasi.

Dikatakannya, keberadaan tugu tersebut sudah tidak memungkinkan karena menghambat arus lalu lintas. Terlebih, jalan layang Tol Cijago Seksi 3 telah beroperasi.

“Dibangunnya jalan layang dari pihak tol, (keberadaan) transposisi tugu itu menghambat, mengganggu lalin. Jadi harus direlokasi,” ujarnya, kemarin.

Dicky menuturkan, pihak kontraktor Tol Cijago Seksi 3, tokoh masyarakat dan warga setempat telah berunding untuk melakukan pemindahan Tugu Gong Si Bolong.

“Kemarin sudah bicara dengan tokoh-tokoh masyarakat dan warga, jadi tugu itu direlokasi mundur 10 meter ke arah selatan,” katanya.

Ia mengklaim, nantinya tugu yang baru ukurannya bakal lebih besar dan lebih bagus.

“Mereka sepakat untuk memindahkan tugu tersebut dengan jarak 10 meter dari posisi awal. Dirapihkan lagi, jadi tugu yang lama itu dihancurkan, nanti dibangun lagi yang baru. Ukurannya agak besar lebih besar sedikit dan lebih bagus,” jelasnya.

Dia menambahkan, desain pembangunan tugu telah dirancang atas kesepakatan bersama antara warga dengan pengurus kesenian.

“Untuk konsep itu dari warga ada yang desain, hasil kesepakatan antara tokoh warga sama pengurus kesenian Gong Si Bolong,” tuturnya.

Sebelumnya, Gong si Bolong ditetapkan sebagai warisan budaya Takbenda (WBTb) dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia 2021 oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi tanggal 26 – 30 Oktober 2021. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here