Sekda Kota Depok Cari Solusi Banjir Mampang, Jembatan Bakal Ditinggikan

151
Terlihat tumpukkan kayu sisa banjir berada di atas Jembatan Mampang

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Sekretaris Daerah Kota Depok, H Supian Suri mengungkapkan, peristiwa banjir di wilayah Mampang, Pancoran Mas, yang kerap terjadi dikarenakan berbagai persoalan.

“Akar permasalahnnya kami sudah ketahui yakni mengenai sampah, ini menjadi penyebab utama. Selain itu, gorong-gorong yang menyempit dan kami carikan solusinya seperti apa, ini harus segera diselesaikan,” ujar Supian, Senin (25/07).

Tak hanya sampah, jembatan yang berada di atas Jalan Raya Sawangan juga menjadi penyebab utama sering terjadinya banjir di lokasi tersebut. Pasalnya, kata dia, Jembatan Mampang dinilai terlalu pendek.

“Sehingga ketika sampah dan batang kayu berukuran besar yang terbawa arus melewati jembatan itu dipastikan akan tersangkut dan menyumbat aliran air,” paparnya.

Dari itu, pihaknya juga telah memetakan beberapa bangunan permanen yang berdiri di atas kali harus dibongkar.

“Konstruksi jembatan juga kami evaluasi, apakah nantinya akan ditinggikan atau mengikuti yang sudah ada, kami akan lihat secara teknis,” jelasnya.

Dikatakannya, upaya Pemerintah Kota Depok untuk mengatasi banjir Mampang sudah maksimal secara kuratif. Namun, sambungnya, tindakan yang bersifat fisik belum dapat dilakukan.

“Kami juga meminta kepada warga untuk tidak lagi membuang sampah ke kali,” ajaknya.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menurunkan satu regu Satuan Tugas (Satgas) DPUPR Kota Depok yang terdiri dari 10 personel untuk melakukan penanganan banjir di Simpang Mampang, Kecamatan Pancoran Mas. Luapan banjir masuk hingga ke rumah warga sekitar serta menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

“Kami mendapat laporan terkait adanya banjir di Simpang Mampang. Untuk itu, kami langsung menerjunkan satu regu Satgas guna melakukan penanganan,” ujar Kepala DPUPR Kota Depok Citra Indah Yulianty.

Adapun, lanjutnya, penanganan berupa pembersihan Kali Cabang Barat di kolong Jembatan Mampang. Banjir disinyalir akibat adanya sampah yang menumpuk dan tersangkut.

“Sampah terdiri dari batang pohon, plastik, styrofoam, botol yang nyangkut di kolong Jembatan Mampang. Tadi malam Satgas kami sudah turun. Sampah sudah kami angkat dan banjir sudah mulai surut, meski penanganan masih terus berlanjut,” terangnya.

Citra berharap, masyarakat bisa bahu membahu melakukan normalisasi saluran secara swadaya. Terlebih, saat ini masih musim penghujan dan rentan akan adanya genangan maupun banjir. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here