Innalillahi…Akhir Pekan Kemarin 2 Warga Ditemukan Tewas, Ternyata Ini Penyebabnya

19
Aparat gabungan saat melakukan olah TKP penemuan mayat

Cipayung | jurnaldepok.id
Akhir pekan kemarin ditemukan dua warga di Kota Depok tewas, dimana salah satu jenazah dalam kondisi membusuk.

Kejadian pertama seorang pria ditemukan tewas dalam kamar mandi rumahnya di kawasan Jembatan Serong, Cipayung, Kota Depok. Ketika ditemukan jasad korban dalam kondisi tanpa busana dan sudah membengkak. Diduga, korban tutup usia sejak beberapa hari lalu.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Triharjadi mengatakan, korban pertama kali ditemukan oleh tetangganya.

“Jadi, kemarin ada kiriman paket ke rumahnya, dipanggil-panggil (oleh kurir) enggak respon. Paketnya dititip tetangga samping rumahnya. Tadi pagi oleh tetangganya di panggil-panggil dan di ketok-ketok untuk kasih barang paketannya, tapi tidak direspon dan dia mencium bau busuk,” ujarnya.

Buntutnya, tetangga korban pun memutuskan untuk mencari sumber bau busuk tersebut dan mendapati korban sudah tak bernyawa di kamar mandi.

“Tetangganya dan saksi lain masuk, korban ditemukan di kamar mandi. Diduga korban meninggal karena sakit, tidak ada tanda-tanda kekerasan sementara ini,” paparnya.

Di lokasi lain, pria paruh baya ditemukan sudah meninggal dunia di depan bengkel sepeda Jalan Raya Pasir Putih (depan SDN 02), RT 4/4 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan.

Berdasarkan keterangan saksi, Musnadi, pemilik bengkel sepeda, korban datang sambil menuntun sepeda ontel bermaksud untuk memperbaiki ban sepeda yang kempes.

“Korban minta tolong untuk diperbaiki ban sepeda yang gembos. Karena tidak ada alat diminta untuk pindah ke bengkel sepeda lain, tiba-tiba korban sedang berdiri langsung jatuh dadakan dan tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

Selain mengetahui keadaan korban sudah tidak bernyawa, Musnadi langsung menjauh dari jasad korban.

“Takut saya, karena korban sudah meninggal dunia. Oleh warga jasad korban langsung diangkat ke bangku lalu ditidurkan,”katanya.

Berselang waktu sekitar 20 menit, lanjut Musnadi, datang seseorang laki-laki mengaku sebagai anak korban.

“Tadinya kami menyangka tidak ada identitas korban. Namun tidak lama datang seorang laki-laki mengaku sebagai anak korban diketahui sebagai warga Gang Delman RT 8/2, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan,” paparnya.

Sementara itu Agus,, anak korban mengatakan bahwa bapaknya tersebut memilik penyakit darah tinggi.

“Tidak tahu kalau bawa gowes sepeda onthel ke bengkel. Dapat kabar dari masyarakat informasi bapak meninggal dunia di bengkel sepeda depan SDN 02,” ucapnya.

Selain itu bapaknya juga tinggal sendiri dengan menempati rumah kosong warga sambil berdagang mainan dari bambu.

“Bapak hidup sendiri dengan menempati rumah kosong milik warga. Anak-anaknya sudah tinggal sendiri dan berkeluarga,” paparnya.

Sementara itu Kapolsek Bojongsari, Kompol Yogi Maulana mengatakan, setelah mendapatkan laporan warga dirinya bersama Wakapolsek, AKP Ahmadi langsung lakukan olah TKP.

Dia menambahkan dugaan sementara korban bernama MR usia 65 tahun, meninggal akibat sakit.

“Setelah dilakukan pengecekan visum luar tidak ada tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan keterangan anak korban bapaknya memiliki penyakit darah tinggi. Pihak keluarga langsung menguburkannya,” katanya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here