Tiba di Depok, Ratusan Jamaah Haji Langsung Jalani SWAB

23
Petugas Dinas Kesehatan Kota Depok saat melakukan swab terhadap jamaah haji yang baru tiba

Margonda | jurnaldepok.id
Ratusan jamaah haji asal Kota Depok yang tergabung di Kloter 8, Kamis (21/07) tiba di Balaikota Depok dan langsung dites swab oleh tenaga kesehatan.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Depok, Asnawi mengatakan, jamaah haji asal Depok telah tiba di Kantor Wali Kota sesuai dengan jadwal.

“Alhamdulillah, hari ini kloter 8 JKS asal Kota Depok tiba di Bandara Soekarno Hatta pukul 05.00 WIB dalam keadaan selamat, kemudian dari Sokarno Hatta langsung menuju embarkasih sekitar pukul 08.00 WIB dan pukul 10.00 WIB tiba di Kota Depok,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, jumlah pada kloter ini yakni 410 orang, terdiri 404 jamaah dan enam orang petugas.

“Alhamdulillah, pulang dan pergi dengan jumlah yang sama. Semua selamat,” tuturnya.

Setelah tiba di Depok, seluruh jamaah haji langsung dilakukan tes swab oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok sebelum mereka turun dari bus.

“Ini adalah aturan dari Kementerian Kesehatan, sehingga sebelum mereka turun dari bus ada petugas kesehatan yang masuk untuk melakukan swab,” katanya.

Dia menerangkan, saat tiba di asrama haji para jamaah sudah menjalani swab, hanya saja swab dilakukan secara acak kepada 10 persen dari jumlah total rombongan sebagai sampel.

“Kalau di sini semua dites, semoga semuanya negatif, sehingga mereka bisa kembali ke rumah dalam keadaan sehat dan selamat,” paparnya.

Namun, jika nanti didapati adanya jamaah yang positif, jamaah itu akan langsung ditangani oleh Dinkes Kota Depok.

“Nantinya akan langsung melakukan isolasi dengan pemantauan dari Dinkes, dan untuk isolasinya kami serahkan ke Dinkes,” jelasnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Depok, Sri Utomo mengatakan, rombongan sebanyak 410 jamaah dilakukan tes swab sebelum berkumpul bersama keluarga.

“Kami melakukan pemeriksaan swab jamaah haji di dalam bus pengangkut rombongan haji,” tandasnya.

Sri menjelaskan, pemeriksaan swab tes COVID-19 dilaksanakan lebih dari 20 tenaga kesehatan. Setiap satu bus rombongan haji dilakukan pemeriksaan minimal dua tenaga kesehatan kepada jamaah.

“Rombongan yang dinyatakan hasilnya negatif diperbolehkan turun dari bus, sedangkan yang positif akan dilakukan pemeriksaan lanjutan,”katanya.

Ia mengungkapkan, pada pantauan di lapangan belum ditemukan jamaah haji yang dinyatakan positif COVID-19.

“Pemeriksaan tes swab rombongan jamaah haji merupakan instruksi dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here