Fenomena SCBD, Wali Kota Ungkap Tak Ada Warga Depok di Sana

81
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Wali Kota Depok, Mohammad Idris menegaskan bahwa tidak ada warga Depok di fenomena Sudirman Citayam Bojonggede Depok (SCBD).

“Tidak ada warga Depok di sana, kami sudah cek, tidak ada. Mereka adalah orang Bogor dan ada orang Manggarai yang pindah ke Bojonggede lalu mereka main-main ke Jakarta. Ketika kami cek mereka belum memiliki KTP karena masih dibawah 17 tahun,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Rabu (20/07).

Atas fenomena itu, Idris akan membangun public space di Kawasan Margonda. Dikatakannya, di Depok sudah lama dan pernah ada semacam Citayam Fashion Week.

“Jangan didudukan mereka yang di SCBD itu orang Depok. Kami akan klarifikasi ke Provinsi Jabar bahwa mereka adalah orang Bojonggede, karena Bojonggede Bogor masih bagian dari Provinsi Jabar, kami tidak bisa intervensi kesana karena bukan wilayah kami,” paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, hasil penelusurannya bahwa yang nongkrong di SCBD Jakarta bukanlah orang Depok.

“Karena saat ditanya mereka tidak memiliki KTP, pengakuan mereka dari Bojonggede,” terangnya.

Dari itu, Idris memetik pelajaran dari fenomena tersebut agar kedepan lebih banyak menyediakan ruang berkreasi bagi para pemuda.

“Tahun depan kami bangun kreatif center untuk para pemuda agar mereka bisa berkreasi,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here