Diduga Merasa Malu Karena Tak Miliki Izin, Reklame Burger King Akhirnya Ditutup

113
Terlihat papan reklame Burger King yang ditutup kain karena tak memiliki izin

Cinere | jurnaldepok.id
Manajemen Burger King akhirnya menutup sementara papan reklame/plang yang telah terpasang dan baru akan membukanya setelah mendapatkan izin reklame dari Dinas Perijinan Kota Depok.

Kebijakan manajemen Burger King Cinere menutup sementara plang disambut baik berbagai kalangan termasuk jajaran Satpol PP Kecamatan Cinere.

Komandan Regu (Danru) Satpol PP Kecamatan Cinere, Heri Sutardi mengaku menghargai kebijakan manajemen Burger King yang mengakomodir arahan dari Satpol PP untuk menutup plang sebelum izin reklame terbit.

“Sejak awal kami sudah arahkan untuk menutup plang itu sebelum izin reklame terbit, dan kemarin memang sempat terekspos di media karena memang media melihat belum ada stiker izin reklame di tiang llang. Alhamdulillah akhirnya pihak manajemen menutup sendiri plang itu dengan kain sehingga tulisan brand usaha tidak lagi terlihat oleh publik,” ujar Heri kepada Jurnal Depok, kemarin.

Sikap legowo manajemen Burger King juga disambut baik oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Cinere, Kecamatan Cinere, Ahmad Jayadi.

“Bagus, itu artinya manajemen Burger King masih taat pada aturan, mungkin kemarin mereka tidak tahu kalau pemasangan Plang sebelum ada izin itu melanggar aturan,” tutur Jayadi.

Terpisah Camat Cinere, H. Sugianto berharap munculnya pemberitaan soal plang Burger King Cinere lantaran belum memiliki izin hendaknya dapat menjadi pelajaran berharga bagi para pelaku usaha untuk tidak mengabaikan perijinan.

“Kita ambil hikmahnya saja, kami selalu mengingatkan kepada para pengurus lingkungan untuk memperhatikan soal aktivitas masyarakat diwilayahnya termasuk masalah perijinan usaha, apalagi jenis usaha yang notabene cukup besar dan telah memiliki brand tersendiri agar tidak mengabaikan perijinan, karena biar bagaimanapun juga banyak pihak yang ikut mengawasi,” ujar Ugi sapaan H. Sugianto.

Dia menekankan kepada jajaran tramtib untuk tetap mengawasi aktivitas kegiatan masyarakat dan pelaku usaha agar kasus serupa tidak lagi terjadi diwilayah Kecamatan Cinere.

“Kami sudah menyampaikan kepada para Lurah untuk mengingatkan para ketua lingkungan agar memperhatikan aktivitas pembangunan diwilayahnya masing masing, ini penting agar tidak lagi ada pelanggaran dalam pelaksanaan kegiatan usaha di wilayah Kecamatan Cinere,” pungkasnya. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here