Bakal Dioperasikan Oktober, Wakil Wali Kota Ungkap RSUD ASA Masih Banyak Kekurangan

86
Wakil Wali Kota Depok saat meninjau RSUD ASA di wilayah Tapos

Tapos | jurnaldepok.id
Pemerintah Kota Depok berencana akan mengoperasikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok Anugerah Sehat Afiat atau ASA yang berlokasi di Jalan Raya Cimpaeun, Kecamatan Tapos.

“Jika tidak ada halangan dan masih terbatas RSUD ASA akan dioperasikan pada Bulan Oktober mendatang,” ujar Kepala Bidang Pelayanan dan Penunjang RSUD ASA, Hendrik saat menerima kunjungan Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, Rabu (20/07).

Imam mengecek lima lantai yang ada di RSUD ASA dan menemukan beberapa kekurangan seperti air yang tidak menyala, bocor dan kekurangan lainnya. Hendrik mengatakan, sebelum dilakukan pengoperasian pihaknya sudah mengecek semua bangunan di RSUD dan masih ada kekurangan.

“Kekurangannya seperti masih adanya rembesan air saat hujan turun dan kekurangan lainnya, namun semuanya sudah dilaporkan ke pimpinan. Persiapaan mulai dari sarana dan prasana sedang dipenuhi sehingga pada bulan Oktober mendatang bisa dioperasikan secara bertahap,” paparnya.

Dikatakannya, ada empat pelayanan seperti pelayanan umum, anak, penyakit dalam disertai penunjang lainnya seperti radioologi dan alat kesehatan sehingga pada tahun 2022 ini bisa direalisasikan.

Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono menambahkan, masih ditemukan kekurangannya yang untuk diperbaiki.

“Saat meninjau, petugas melaporkan kepada kami masih ditemukan kekurangan dan diharapkan kekurangan tersebut bisa diperbaki segera,” katanya.

Melihat bagusnya RSUD ASA, Imam berencana akan berkantor di salah satu ruangan RSUD.

“Bolehkan kami berkantor disini,” kata Imam.

Dia menambahkan, saat ini RSUD ASA merawat satu pasien yang menjalani isolasi. Namun, ia kembali menegaskan bahwa RSUD ASA baru dibuka untuk isoter belum dibuka untuk pelayanan kesehatan bagi warga.

“Daya dukungnya belum, masih ada fasilitas yang harus dilengkapi. Antara lain, jumlah tempat tidur minimal 100 (masih harus menambah delapan bed lagi), harus siap juga dengan ICU, NICU, dan PICU. UGD nya juga harus lengkap,” jelasnya.

Ia berharap, hal tersebut dapat segera dilengkapi melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT). Untuk memenuhi fasilitas penunjang, termasuk juga Sumber Daya Manusia.

“Untuk jumlahnya masih kami hitung. Tapi ini menjadi prioritas kami. Mudah-mudahan segera diioperasikan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here