Parkir Sembarangan di Margonda, Puluhan Kendaraan Digembok Paksa

87
Petugas gabungan saat melakukan gembok kendaraan yang parkir sembarangan

Margonda | jurnaldepok.id
Petugas gabungan Dinas Perhubungan Kota Depok dan Satlantas Polres Metro Depok berhasil menertibkan puluhan kendaraan karena parkir tidak pada tempatnya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Eko Herwiyanto kepada wartawan mengatakan, operasi parkir liar merupakan agenda rutin yang dilakukan Dishub Kota Depok bersama Satlantas Polres Metro Depok dengan target kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya.

“Sejak awal tahun hingga saat ini kami rutin melaksanakan parkir liar, dan kali ini Dishub Kota Depok bergabung dengan Satlantas Polres Metro Depok memberikan penindakan,” ujarnya, kemarin.

Dia mengatakan, operasi parkir liar pada awal Januari hingga Mei, petugas hanya memberikan imbauan dan menegur. Akan tetapi pada bulan Juni, pihaknya akan memberikan penindakan berupa penggembokan ban kendaraan kepada kendaraan yang masih parkir tidak pada tempatnya.

“Puluhan kendaraan diberikan penindakan karena saat operasi, pemilik kendaraan meninggalkan kendaraan dalam waktu cukup lama. Ada sekitar 38 ban mobil digembok dan 42 motor ditindak pengempesan ban oleh anggota di lapangan,” paparnya.

Pengendara yang kendaraannya kedapatan digembok akan diberikan surat penilangan yang dikeluarkan Satlantas Polres Metro Depok.

“Petugas gabungan menitikberatkan operasi parkir liar di sepanjang Jalan Raya Margonda, Jalan Siliwang, dan Jalan Juanda,” katanya.

Selain itu, sambungnya, operasi parkir liar berada di Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Nusantara, dan Jalan Kartini serta lokasi lainnya.

“Petugas tidak serta merta melakukan penindakan, apabila saat operasi ditemukan pemilik kendaraan, maka akan diminta memindahkan kendaraan. Namun jika pemilik kendaraan tidak ada, maka akan dilakukan penggembokan dan pengempisan ban kendaraan,” jelasnya.

Eko mengatakan, petugas gabungan operasi parkir liar akan menindak kendaraan yang terparkir menggunakan trotoar, bahu jalan, maupun melanggar marka jalan.

Pihaknya meminta kepada pemilik kendaraan memarkirkan kendaraannya di lokasi parkir yang telah disediakan dan benar pada penempatannya.

“Jangan sampai parkir dalam waktu lama mengganggu pengguna jalan kaki maupun pengendara lainnya,” tegasnya.

Eko mengimbau kepada pengendara bermotor untuk memarkirkan kendarannya di lokasi atau lahan parkir yang sudah ada. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here