Tok! Kasus Ayah Yang Mencabuli Anak Kandungnya Divonis 20 Tahun Penjara

60
Suasana persidangan kasus pencabulan ayah terhadap anaknya

Kota Kembang | jurnaldepok.id
AT, ayah kandung yang menggahi anaknya sendiri divonis 20 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar. Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara 20 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair enam bulan pidana kurungan terhadap AT (49), bapak rudapaksa anak kandung usia 11 tahun di Depok.

Vonis itu dibacakan dalam sidang putusan di Ruang Utama Pengadilan Negeri Depok, Cilodong, Kota Depok. Majelis Hakim menyatakan terdakwa AT terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan pencabulan terhadap putri kandungnya sendiri.

“Perbuatan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, memaksa anak untuk melakukan persetubuhan secara berlanjut,” ujar Nugraha, Ketua Majelis Hakim, kemarin.

Atas dasar tersebut, Majelis Hakim pun menjatuhkan pidana penjara selama 20 tahun lamanya terhadap terdakwa AT dan denda sebesar Rp 1 miliar.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa AT, dengan pidana penjara selama 20 tahun dan denda sebesar Rp 1 miliar. Bila denda tidak dibayar, diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan,” paparnya.

Selain itu, terdakwa AT juga diwajibkan membayar restitusi sebesar Rp 76 juta kepada korban dengan ketentuan apabila tidak dibayar, maka diganti kurungan penjara enam bulan.

Vonis ini lebih berat dibandingkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta bapak rudapaksa putri kandung itu dihukum pidana penjara 18 tahun dan denda Rp 1 miliar subsidair pidana kurungan selama enam bulan.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Depok, Andi Rio Rahmat Rahmatu menambahkan, terdakwa AT terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan.

“JPU menilai terdakwa AT terbukti melanggar Pasal 81 Ayat (1), Ayat (3), Ayat (5) Jo Pasal 76 D Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (UU Perlindungan Anak),” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here