Lagi Dagang Ketiduran, HP Tukang Es Cendol Digasak Maling

33
Aksi pencurian HP milik tukang cendol terekam CCTV

Limo | jurnaldepok.id
Telepon genggam milik tukang es cendol yang biasa mangkal di Jalan Naman Iskandar, Kecamatan Limo, digasak maling.

Aksi pencurian telepon genggam itu terekam kamera pengawas yang terpasang di lokasi kejadian. Dalam rekaman CCTV kejadian berawal saat tukang es cendol saat istirahat dan tertidur pulas. Kemudian datang seorang yang tanpa basa basi langsung mengambil telepon genggam milik tukang es cendol itu.

Seorang warga, Farhan mengatakan, korban baru mengetahui sekira 15 menit berselang setelah terbangun dari tidurnya.

“Jaraknya 15 menitan, saat dia bangun bingung handphonenya gak ada,” ujarnya, kemarin.

Farhan mengatakan, dirinya kemudian mengecek rekaman kamera CCTV pengawas dan mendapati ada seseorang yang datang ke lapaknya. Dari rekaman kamera CCTV tersebut, terlihat terduga pelaku mengenakan topi berwarna hitam sempat memegang korban.

“Dia (pelaku) sempat megang korban. Kayaknya mastiin dia tidur pulas deh,” tuturnya.

Tak berselang lama, pelaku pun mengambil handphone yang ada di genggaman tangan korban.

“Baru setelah itu dia ngambil handphone. Korbannya tidur pulas,”katanya.

Farhan mengatakan, pelaku diduga beraksi seorang diri.

“Sendiri, dia datang pakai motor. Kata orang-orang sini sih wajahnya familiar, tapi kalau saya gak pernah lihat,” paparnya.

Sebelumnya seorang pria berpakaian parlente melakukan pencurian telepon genggam dengan modus pura pura membeli telur satu kilogram di warung sembako di Jalan Darussadah, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan.

Aksi pencurian tersebut terekam kamera CCTV, lalu videonya diunggah di akun Instagram. Dalam rekaman CCTV terekam pria berbaju putih polos dan mengenakan masker hitam tampak memasuki area dalam warung setelah bertemu pemilik. Kemudian, pelaku masuk melewati samping etalase warung sembako untuk mengambil barang.

Pemilik warung bernama, Miskiyah mengatakan, saat itu seorang pria datang ke warung nya untuk membeli telur 1,5 kilogram.

“Mau beli telur 1,5 kilogram, terus saya timbangin. Cuma saya enggak tahu kalau dia maling. Saya juga enggak tahu kalau dia, melihat-lihat area lain,” ungkapnya.

Setelah pesanannya siap, pelaku kembali menambah pesanan telur seberat satu kilogram. Miskiyah tak mengetahui bahwa pria tersebut sedang mengelabuinya.

“Habis itu dia (pelaku) nambah lagi telur 1 kilogram lagi, lalu saya ambil plastik, terus enggak tahunya (pelaku) ambil handphone dan langsung pulang,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here