Kasus Dugaan Pencabulan Terhadap Santri, Polisi Gledah Pondok Pesantren

68
Petugas kepolisian saat mendatangi pondok pesantren

Beji | jurnaldepok.id
Aparat Kepolisian melakukan penggeledahan Pondok Pesantren di Beji, Depok. Pantauan di lokasi, petugas membawa sejumlah barang seperti kursi kayu, kipas angin dan dua ransel bewarna abu-abu dan hitam yang dikeluarkan dari ponpes.

Kuasa hukum Pimpinan Pondok Pesantren, Khoirul mengatakan, penyidik telah memeriksa langsung saksi-saksi di pondok pesantren. Penyidik mendatangi pondok pesantren untuk mengambil beberapa alat bukti kasus dugaan pemerkosaan terhadap belasan santriwati.

“Kedatangan penyidik untuk mengambil salah satu atau beberapa alat bukti yang diduga terkait dengan tindak pidana yang telah dilaporkan oleh pelapor,” ujarnya, kemarin.

Dikatakannya, ada beberapa ruangan di pondok pesantren yang digeledah seperti tempat tidur, tempat belajar atau tempat yang biasa korban bermain.

Dalam pemeriksaannya, terdapat keterangan saksi yang menguatkan dugaan pemerkosaan santriwati yang dilakukan para terlapor.

“Memang ada beberapa hal yang menguatkan terkait para terlapor. Bahwa para saksi kooperatif saat memberikan keterangan kepada penyidik,” paparnya.

Sementara itu, Khoirul belum dapat memastikan berapa jumlah saksi yang telah diperiksa penyidik. Sebab, kata ia, masih banyak saksi yang diperiksa hingga malam itu.

“Pemeriksaan di sini kan beberapa, kami tidak bisa mengatakan (jumlah) saksi ada berapa saja yang diperiksa di sini. Karena saksi-saksi ini makin hari makin banyak,” paparnya.

Selain itu, Khoirul juga menyebut belum dapat memastikan jumlah pertanyaan yang diberondong penyidik. Sebab, pertanyaan yang dilontarkan penyidik terhadap saksi berbeda-beda. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here