Tim Satgas PMK Kota Depok Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Aman Dikonsumsi

31
Ketua Tim Satgas PMK didampingi DKP3 saat meninjau kesehatan hewan kurban

Tapos | jurnaldepok.id
Kesehatan hewan kurban di Kota Depok dinyatakan bagus dan sehat serta bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta bisa dikonsumsi.

Hal itu dikatakan Ketua Satgas Penanggulangan Penyakit Mulut Kuku (PMK), Supian Suri saat mengecek kesehatan hewan kurban di kawasan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Tapos.

“Pemantauan ini adalah tanggungjawab Pemerintah Kota Depok untuk memonitor terkait hewan yang akan dikurban, apakah terserang PMK atau tidak,” ujarnya, Kamis (07/07).

Pemantauan PMK pada hewan kurban juga dilaksanakan menyebar di seluruh kecamatan, kolaborasi antara pihak kecamatan dengan TNI dan Polri.

“Alhamdulillah dari hasil pemantauan di sini kondisinya bagus. Karena sejak awal sudah dilakukan antisipasi munculnya penyakit tersebut,” katanya.

Dikatakannya, ketika di beberapa tempat ada gejala dan sifatnya suspek, langsung diantisipasi dengan cara pengobatan dan isolasi.

“Begitu gejala langsung dipisahkan. Dari hasil pemantauan di seluruh wilayah Kota Depok kami menyampaikan kepada masyarakat agar tidak khawatir karena secara keseluruhan kondisi bagus. Untuk masyarakat Kota Depok, Insya Allah untuk hewan kurban dalam kondisi aman. Semua sudah diantisipasi dan sudah dipantau,” paparnya.

Keberadaan hewan untuk Idul Adha di Kota Depok mencapai 22.000 ekor yang terdiri dari sapi, kerbau, kambing dan domba.

“Untuk hewan yang dirawat di Depok sekitar 8.000 ekor. Sebelumnya dari berbagai wilayah di Kota Depok memang telah ditemukan adanya sekitar 200 ekor hewan yang suspek atau bergejala penyakit PMK,” jelasnya.

Sisanya, kata dia, didatangkan dari luar daerah.

“Kalau yang dari Depok Insya Allah dipastikan aman. Untuk yang dari luar kalau memang ada temuan suspek, namun langsung diantisipasi,” terangnya.

Berkaitan dengan vaksin terhadap hewan, untuk tahap pertama sudah dilakukan vaksin kepada 492 ekor hewan. Namun banyak juga yang dilakukan secara mandiri oleh pemilik hewan kurban.

Kepala DKP3 Kota Depok, Widyati Riyandani mengatakan, capaian tersebut masih kurang dari target yang telah diarahkan pemerintah pusat yakni 500 dosis yang sudah disuntikkan.

“Vaksinasi PMK sampai dengan hari ini totalnya 492 ekor sapi, tapi targetnya sampai dengan hari ini,” tandasnya.

Selain itu, Widyati mengatakan, dalam mengantisipasi penyebaran virus PMK, pihaknya telah melakukan pengawasan di tempat pedagang hewan kurban.

“Antisipasi tetap dilakukan, karena sampai dengan hari ini selain kegiatan vaksinasi di usaha peternakan, kami juga melakukan pengawasan di lapak-lapak pedagang hewan kurban,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here