Jalan Raya Gandul-Pangkalan Jati Ditutup Sebulan, Ternyata Ini Penyebabnya

248
Papan pengumuman penutupan jalan Gandul-Pangkalan Jati

Cinere | jurnaldepok.id
Para pengguna jalan yang biasa mengoptimalkan ruas Jalan Raya Gandul arah Pangkalan Jati diminta untuk mencari jalan alternatif pada hari Selasa hingga Kamis pasalnya saat ini diruas jalan raya tersebut masih ada kegiatan penebangan pohon penghijauan yang berada disisi ruas jalan raya yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

Demikian diungkapkan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Kelurahan Gandul, Kecamatan Cinere, Boy Ishak Iskandar kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Boy, kebijakan penutupan ruas Jalan Raya Gandul menuju arah Pangkalan Jati dilaksanakan pada setiap hari Selasa hingga hari Kamis mulai pukul 9 .00 wib hingga pukul 15. 00 wib dan bagi pengguna jalan diarahkan untuk menggunakan jalan alternatif masuk dari Jalan Yayasan dekat pom bensin Gandul dan lanjut ke Jalan Kelurahan 1 Pangkalan Jati dekat Masjid Nurul Islam RW 06 Kelurahan Pangkalan Jati lalu keluar di Jalan Raya Pangkalan Jati.

“Penutupan akses Jalan Raya Gandul menuju wilayah Pangkalan Jati sudah diberlakukan sejak hari Selasa tanggal 5 Juli 2022 dan kebijakan ini diperkirakan berlaku selama empat pekan karena dipinggir ruas Jalan Raya Gandul mulai dari Perempatan Gandul hingga Jalan H. Terin Pangkalan Jati sedang ada kegiatan penebangan pohon penghijauan,” ujarnya.

Kebijakan penutupan sementara ruas Jalan Raya Gandul menuai reaksi beragam dari para pengguna jalan, ada yang dapat memaklumi dan setuju dengan penerapan kebijakan tersebut, namun ada pula yang kurang setuju.

“Buat kami sebenarnya tidak ada masalah ruas Jalan Raya Gandul ditutup pada hari Selas sampai Kemis tapi tolong di jalan alternatifnya agar ditugaskan orang untuk mengatur aktivitas dijalanan agar tidak menimbulkan kemacetan, karena ruas jalan alternatif relatif lebih sempit,” ujar Faisal salah satu pengguna jalan.

Terpisah, Sugimin supir truk mengaku sangat terganggu dengan penutupan ruas jalan raya Gandul menuju wilayah Pangkalan Jati, pasalnya kata dia ruas jalan alternatif tidak bisa dilalui kendaraan truk lantaran lebar bidang jalan hanya cukup untuk kendaraan berukuran kecil.

“Kemarin saya sudah coba masuk lewat Jalan Yayasan dekat pom bensin Gandul tapi sampai didalam saya terpaksa balik arah karena ruas jalan alternatif nya sangat sempit dan jika dipaksakan maka akan menimbulkan kemacetan, saya cuma berharap mudah mudahan enggak nyampe sebulan kegiatan penebangan pohon udah selesai karena saya setiap hari melintas di Jalur ini,” tegas Sugimin.

Keluhan yang sama dilontarkan oleh Andri salah satu pengendara sepeda motor.

“Terganggu sih… karena selain jarak tempuh menjadi lebih jauh, di jalan alternatif bagian dalam juga mampet karena banyak mobil pribadi yang papasan dari arah Gandul dan dari arah Pangkalan Jati,” tutup Andri. n Asti Ediawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here