Sebelum Dibuang ke Kali Krukut, Panjeng Cekik Leher Pacarnya Menggunakan Kain Sarung

3234
Inilah FR alias Panjeng, pelaku pembunuhan kekasihnya yang mayatnya dibuang ke Kali Krukut

Margonda | jurnaldepok.id
Seorang pria berinisial FR alias Panjeng ditangkap dan ditembak aparat Kepolisian Polres Metro Depok karena telah membunuh seorang Wanita, Imelga Dwiyani dengan cara mencekik.

Dimana jasad korban ditemukan di Kali Krukut yang terletak antara Limo Kota Depok dan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (30/06) lalu.

Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar pada gelar perkara mengatakan, kejadian ini berawal dari perselisihan antara korban dengan pelaku.

“Dimana pelaku merupakan pacar korban yang merasa cemburu ketika membaca pesan atau chat di telepon genggam korban,” ujarnya, Selasa (05/07).

Korban diduga menerima chat dari salah seorang laki-laki dengan kata-kata percakapan bahasa sayang. Pesan tersebut terbaca oleh pelaku sehingga pelaku cemburu dan marah.

“Nah, kebetulan terbaca oleh si pelaku, kemudian ia memaksa korban untuk menghubungi si pelaku, begitu HP ini nyambung si laki-laki ini mematikan HP tersebut, di situlah terjadi cekcok mulut,”katanya.

Cekcok terus terjadi antara korban dengan pelaku yang akhirnya pelaku membawa korban ke salah satu saung di kawasan Limo.

“Dikarenakan kesal, pelaku lalu membunuh korban dengan cara dicekik dibagian lehernya dengan menggunakan sarung yang ada di saung tersebut,” paparnya.

Korban akhirnya meningga dunia pada, Rabu (29/6) malamnya lalu dibuang pelaku ke Kali Krukut.

Tidak sampai di situ, pelaku juga membawa motor, lalu membuang telepon genggam dan perhiasan yang dipakai korban ke Kali Krukut.

Kemudian, sambungnya, pelaku melarikan diri ke daerah Jawa Tengah dan berhasil ditangkap petugas Kepolisian. Adanya kasus tersebut, pihaknya lalu membentuk tim dan memburu pelaku dan berhasil ditangkap.

“Dalam penangkapan itu polisi terpaksa bertindak tegas dengan melumpuhkannya menggunakan timah panas karena melawan,” ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, pria bertato Mario Bros tersebut kini terancam dijerat dengan Pasal 338 atau 340 KUHP tentang pembunuhan yang ancamannya 15 tahun penjara. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here