Dinas Pendidikan Kota Depok Proses Oknum Guru Honorer Yang Memfitnah Habib Rizieq

962
Pecinta HRS dan TNI-Polri saat mendatangai rumah Eni Rohaeni di kawasan Bojongsari

Margonda | jurnaldepok.id
Dinas Pendidikan Kota Depok akhirnya memanggil seorang oknum guru honorer berinisial Eni Rohaeni yang telah membuat kegaduhan di masyarakat atas cuitannya di media social dengan menghina Habib Rizieq Shihab (HRS) pekan lalu.

“Ya, hari ini (kemarin,red) kami sudah memanggil yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi terkait persoalan yang sedang viral. Kami bersama Pak Sekdis dan Kepegawaian Disdik sudah meminta penjelasannya,” ujar Wawang Buang, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Depok, Senin (04/07).

Wawang menjelaskan, pihaknya memanggil guru honorer tersebut tak lain untuk meredam gejolak di masyarakat.

“Yang bersangkutan sudah meminta maaf atas peristiwa tersebut, semua yang diucapkan di media social juga sudah diakui dan dibenarkan yang bersangkutan,” paparnya.

Ketika ditanya apakah motivasi Eni melakukan hal tersebut, Wawang mengatakan bahwa hal itu dilakukan karena rasa ketidaksukaannya jika ada yang menjelekan pemerintah.

“Kami tanya apa motivasinya, yang bersangkutan mengungkapkan bahwa hal itu dilakukan sebagai pembanding ketika ada yang menjelekan pemerintahan, jadi ia tidak suka jika ada yang menjelekan pemerintah” terangnya.

Namun begitu, hingga proses klarifikasi selesai dilakukan, pihaknya belum membuat keputusan termasuk sanksi bagi oknum guru honorer tersebut.

“Ini masih dalam proses ya, jadi kami belum bisa mengeluarkan keputusan apapaun karena masih kami pertimbangkan banyak hal,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Pimpinan Pecinta IB HRS, Ustad Iskandar melalui timnya Ahmad Khoirul dan H Roni menucapkan terimaksih kepada warga Sawangan-Bojongsari dan Depok pada umumnya yang mencintai HRS, atas dukungan doa serta informasi atas perbuatan yang dilakukan oleh Eni oknum guru honorer SDN 03 Pondok Petir tersebut.

“Kami bersyukur Disdik juga cepat tanggap atas permasalahan ini. Terimakasih juga kepada TNI-Polri yang sudah mendampingi. Semoga ini menjadi pelajaran bagi semua masyarakat dalam memberikan informasi di media social untuk tidak menyebar fitnah kepada seseorang,” ungkapnya.

Sebelumnya, Eni dalam cuitannya pekan kemarin di media social telah menghina HRS dengan menulis bahwa HRS tidak lagi menerima upeti atas ditutupnya Holywings. Sontak cuitan tersebut membuat gaduh netizen terutama pendukung HRS dan umat Islam. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here