Beredar Foto Terduga Pelaku Pembunuhan Yang Mayatnya Ngambang di Kali Krukut

310
Inilah sesosok mayat perempuan yang berhasil ditemukan warga di Kali Krukut

Margonda | jurnaldepok.id
Netizen dikagetkan dengan beredarnya foto terduga pelaku pembunuhan seorang wanita yang jasadnya ditemukan di Kali Krukut, Kamis (27/6) lalu.

Seorang netizen dengan nama Andhy memposting wajah terduga pelaku di medos Infodepok.

“Min acc tersangka pelaku pembunuhan yang korbannya seorang wanita ditemukan di Kali Krukut Grand Matoa. Sampe sekarang pelaku belum ditemukan, mohon bantuannya jika ada yang melihat pelaku segera memberikan kabar,” tulisnya.

Sementara itu mayat wanita yang ditemukan di Kali Krukut perbatasan Jagakarsa dengan Kota Depok identitasnya terdeteksi.

Korban belakangan diketahui bernama Imelga Dwirani (22) seorang ibu rumah tangga beralamat di Jalan Wadas, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas.

Adapun penyebab kematian korban diduga penuh kejanggalan. Bahwa menurut pihak keluarga korban sudah hilang kontak dan tidak pulang ke rumah dari tanggal 27 Juni 2022 sekitar pukul 15.00WIB.

Namun pihak keluarga mendapat informasi bahwa ada mayat ditemukan di Kali Krukut dan selanjutnya dievakuasi ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Sebelumnya, seorang wanita tanpa identitas ditemukan tewas di Kali Krukut perbatasan Kota Depok dengan Jagakarsa. Penemuan mayat wanita di Kali Krukut beredar di media social yang berlokasi di Kali Krukut dengam Jembatan Perumahan Grand Matoa

Dikarenakan penemuan mayat tersebut berada di Jagakarsa, maka penanganan di Mapolsek Jagakarsa.

“Kami pastikan itu dari arah Depok dan kebetulan nyangkutnya di Jagakarsa. Enggak sampai jauh lah karena itu dari Depok,” kata Kapolsek Jagakarsa, Komisaris Polisi Wahid.

Pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab kematian korban.

“Apakah dibunuh, atau ternyata karena tenggelam dan hanyut terbawa arus kali. Jadi kondisi mayat itu tidak ditemukan adanya kekerasan namun karena tidak ada identitasnya, kami bawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk melakukan visum dan autopsi untuk mengetahui lebih dalam,”katanya.

Wahid menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Babinsa di lokasi kejadian. Hal itu tak lain guna mencari tahu soal identitas korban.

“Kami koordinasi untuk mengecek apakah ada warga yang hilang sehingga nanti bisa lakukan pengecekan di RS Fatmawati,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here