Alhamdulillah…Setelah Menunggu 10 Tahun, Jamaah Asal Cimanggis Bisa Berangkat Haji

16
Wakil Wali Kota Depok foto bersama dengan Ketua KBIH dan Jamaah haji

Margonda | jurnaldepok.id
Pandemi Covid-19 rupanya berdampak akan keberangkatan haji di Kota Depok, bahkan jamaah rela sabar hingga 10 tahun untuk menunaikan ibadah haji.

Salah satu calon jamaah haji asal Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Diana kepada wartawan mengatakan, dirinya telah menunggu selama 10 tahun untuk bisa beribadah ke tanah suci Mekah.

“Kami sudah mendaftar haji pada tahun 2012 silam, berdua dengan suami tercinta,” ujarnya, kemarin.

Dia menambahkan, daftar tahun 2012 ternyata nunggunya delapan tahun kemudian baru bisa berangkat.

“Anak saya masih kecil-kecil, yang kedua juga baru lahir saat itu,” paparnya.

Mulanya, Diana sudah berniat daftar haji pada tahun 2010, namun karena sejumlah pertimbangan dan lain hal, ia baru mendaftar pada tahun 2012.

“Sebenarnya saya udah mau daftar dari 2010, tapi takut anak masih kecil. Biasanya dulu kan cepat tuh. Akhirnya saya daftar 2012 dan pas dengar nunggu delapan tahun saya cukup kaget, dan nyesel kenapa gak dari dulu daftarnya,” katanya.

Ia pun mendaftar dan menunggu selama delapan tahun, hingga akhirnya tiba tahun 2020 awal. Pada awal tahun 2020, Diana mengatakan ia dan suami sudah mengikuti manasik haji dan sejumlah persiapan lainnya.

“Kami sudah manasik haji selama dua bulan, sudah persiapan segala macam. Qadarullah pandemi Covid-19 jadi tertunda,” jelasnya.

Dampak pandemi Covid-19, keberangkatan Diana dan suami pun tertunda sampai waktu yang tak ditentukan. Ia tak menyangkal, perasaan sedih sangat dirasakan olehnya ketika mengetahui moment yang ia tunggu selama delapan tahun untuk beribadah ke tanah suci harus tertunda.

Dirinya sempat merasa malu, dikarenakan banyak sanak saudara hingga tetangga yang telah mengucapkan selamat jalan padanya menjelang waktu keberangkatan.

Saat itu, ia hanya berharap pandemi Covid-19 segera berakhir agar ia dan suami bisa menunaikan ibadah ke tanah suci. Penantiannya pun mulai berbuah manis, tahun ini pemerintah mulai kembali membuka haji.

Namun demikian, Diana mengaku tak terlalu berharap musabab kuota pemberangkatan haji yang dibatasi 50 persen.

“Jadi kami juga yaudah kalau terpanggil ke dalam kuota 50 persen itu Insya Allah berangkat. Ternyata Alhamdulillah terpanggil dan bisa berangkat ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji,”katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono, melepas kepergian 327 calon jemaah haji asal Kota Depok yang berangkat pada kloter ketiga.

Pelepasan keberangkatan dilaksanakan di Masjid Jami Baitul Kamal Balai Kota Depok, Jalan Margonda.

“Pertama kami dari Pemkot Depok mendoakan semoga menjadi haji yang mabrur, doanya supaya ibadah hajinya diterima Allah SWT,” ungkapnya.

Dia berharap mereka dalam keadaan sehat, sehingga bisa melaksanakan seluruh rangkaian haji dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat sehingga bisa bertemu dengan keluarga.

Imam juga minta agar seluruh jemaah haji asal Depok ini bisa menjaga kesehatan, istirahat yang cukup dan tidak memforsir tenaga ketika beribadah.

“Jaga kesehatan sebelum masa-masa haji, maka jangan diforsir tenaganya, tunggu pas waktunya,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here