Sopir Angkot Keberatan, SPBU di Depok Belum Terapkan MyPertamina

201

Sukmajaya | jurnaldepok.id

Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Depok belum menerapkan pembelian BBM bersubidi menggunakan MyPertamina.

Pantauan di sejumlah SPBU Kota Depok pembelian masih berlangsung seperti biasa dan pihak SPBU belum menerapkan MyPertamina.

Salah satu pengawas SPBU di Sukmjaya, Ahmad mengatakan, jika aplikasi MyPertamina belum diberlakukan di wilayahnya.

“Kami belum berlakukan pembelian dengan MyPertamina, masih seperti biasa,” ujarnya, kemarin.

Biasanya, di Depok mulai dilakukan setelah penerapan di daerah lain seperti Jakarta dan Tangerang. Saat ini pasokan BBM masih aman dan belum diberlakukan pembelian BBM subsidi menggunakan aplikasi MyPertamina.

Sementara itu Noval, salah satu sopir angkot trayek D-02 Terminal Depok-Depok 2 mengaku merasa keberatan apabila kebijakan tersebut nantinya wajib diterapkan.

“Sedangkan handphone (HP) saya tidak punya, jadi mau isi bagaimana kalau tidak ada HP, jelas ini menyusahkan,” paparnya.

Dia berharap harus ada syarat dan ketentuan tertentu dalam menerapkan aturan tersebut, tidak semunya harus mengikutinya.

“Jadi harus ada syarat, musti pakai ketentuan, yang mana yang tidak boleh. Kalau bagi kami angkutan kota kalau tidak punya HP bagaimana, lihat saja kalau angkot jangan dibikin sama dengan mobil pribadi plat nomor hitam,” katanya.

Untuk itu dia berharap agar ke depan tidak dibuat repot oleh Pertamina dengan hal tersebut.

“Untuk Pertamina semoga kita tidak dibuat repot dengan hal seperti itu. Karena buat kami, tidak pakai aplikasi saja sudah ada antrean panjang apalagi pakai aplikasi, agak mengganggu sekali bagi kami secara pribadi,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Hiswana Migas Kota Depok, Ahmad Badri menegaskan untuk wilayah Kota Depok belum diterapkan pembelian BBM bersubsidi menggunakan MyPertamina di SPBU. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here