Mayat Wanita Ngambang di Kali Krukut, Diduga Hanyut dari Wilayah Limo

184
Inilah sesosok mayat perempuan yang berhasil ditemukan warga di Kali Krukut

Limo | jurnaldepok.id
Amsanih (60) tukang sapu perumahan Grand Matoa kemarin pagi menjadi orang pertama yang melihat sosok mayat yang mengambang di atas bidang Kali Krukut tepatnya dekat Jembatan Perumahan Grand Matoa.

Kepada Jurnal Depok, Amsanih menceritakan kronologis penemuan sosok mayat yang akhirnya diketahui berjenis kelamin perempuan dengan usia sekitar 20 tahunan.

“Awalnya saya melihat sosok seperti manusia ngambang di kali dekat jembatan ketika itu saya sedang menyapu bantaran kali dekat jembatan, sekitar pukul 6 pagi, tapi waktu pertama saya melihatnya, saya belum yakin kalau yang mengambang itu manusia dan saya kira itu boneka atau patung,” ujarnya, Kamis (30/06).

Tak berselang lama dirinya seperti ada keinginan untuk melihat lagi sosok benda yang mengambang di dekat jembatan itu.

“Karena penasaran, saya lalu kembali mendekati jembatan dan melihat di atas jasad itu banyak lalat hijau. Dari situ saya mulai agak yakin bahwa yang mengambang itu adalah jasad manusia, dan saat itu juga saya melaporkan temuan saya kepada Satpam Perumahan yang kemudian menghubungi polisi untuk mengangkat mayat dari permukaan kali,” ungkapnya.

Pernyataan senada dilontarkan oleh Karsi, petugas kebersihan Perumahan Grand Matoa yang juga adalah suami dari Amsanih.

“Sebetulnya sebelum istri saya menyapu di dekat jembatan itu, saya sudah duluan ke lokasi dekat jembatan, namun saat itu aliran air sangat deras dan saya tidak melihat sosok mayat itu. Artinya saat saya berada dekat jembatan, mayat itu belum ada, mungkin itu mayat baru tiba di lokasi setelah terbawa arus sungai karena saat itu debit air Kali Krukut sangat kencang,” papar Karsi.

Dikatakan Karsi, setelah mayat diangkat oleh Polisi dari Polsek Jagakarsa, dirinya baru melihat secara jelas bahwa jasad yang ditemukan istrinya adalah sosok manusia berjenis kelamin perempuan.

“Setelah diangkat baru bisa dipastikan bahwa mayatnya perempuan sekitara umur 20 tahunan mengenakan celana pendek berwarna putih, dan kondisi mayat saat itu sudah agak kembung dan dibagian kaki terlihat seperti ada memar, mungkin mayat itu sudah meninggal tiga atau empat hari yang lalu,” tutur Karsi.

Setelah diangkat dari permukaan kali, mayat perempuan itu kemudian dibawa oleh Polisi menuju rumah sakit.

“Tadi sudah dibawa sama Pak Polisi, katanya akan dibawa ke rumah sakit, tapi saya kurang tahu ke rumah sakit mana,” ungkapnya.

Dikarenakan penemuan mayat tersebut berada di Jagakarsa maka penanganan di Mapolsek Jagakarsa.

“Kami pastikan itu dari arah Depok dan kebetulan nyangkutnya di Jagakarsa. Enggak sampai jauh lah karena itu dari Depok,” ucap Kapolsek Jagakarsa, Komisaris Polisi Wahid

Pihaknya belum bisa memastikan apa penyebab pasti kematian korban.

“Apakah dibunuh, atau ternyata karena tenggelam dan hanyut terbawa arus kali. Jadi kondisi mayat itu tidak ditemukan adanya kekerasan namun karena tidak ada identitasnya, kami bawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk melakukan visum dan autopsi untuk mengetahui lebih dalam,”katanya.

Wahid menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Babinsa di lokasi kejadian. Hal ini tak lain guna mencari tahu soal identitas korban.

“Kami koordinasi untuk mengecek apakah ada warga yang hilang sehingga nanti bisa lakukan pengecekan di RS Fatmawati. Jika ada masyarakat umum kehilangan sanak saudara bisa menghubungi kantor Polisi terdekat. n Asti Ediawan | Aji Hendro

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here