Penghuni Lagi Asyik Ngobrol, Maling Embat 2 Sepeda Motor dari Rumah Kos

150
Maling motor di rumah kosan terekam CCTV

Cimanggis | jurnaldepok.id
Rumah kos Aulia di Gang Damai Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, disantroni maling. Pelaku berhasil menggasak dua unit kendaraan bermotor. Aksi pencurian terekam di kamera pengawas di lokasi kejadian.

Sebuah video yang memperlihatkan terduga pencuri sepeda motor di rumah kos Aulia yang beralamat di Gang Darma 1, Tugu, Cimanggis, Depok, beredar di media sosial. Di dalam rekaman CCTV, tampak seorang berjaket biru sedang menunggu temannya yang diduga sedang mengambil motor penghuni rumah kos.

“Terekam CCTV pelaku pencurian sepeda motor di Kos Aulia, Minggu (26/6) pukul 00.41 WIB. Dia (pelaku) mengambil satu motor dulu. Selang 10 menit, dia datang lagi ngambil motor yang satunya. Jadi dua motor yang diambil pelaku. Pelakunya ada dua orang,” tulis pengunggah video dalam keterangannya.

Salah satu penghuni Kos Aulia bernama Ali membenarkan kejadian dalam video tersebut. Ali mengatakan, dua motor yang terparkir di depan rumah kosnya dicuri oleh pelaku dalam waktu satu malam.

Ali mengatakan, kawanan pencuri ini pertama kali mengambil Honda Vario. Berselang sekitar 10 menit kemudian, pencuri kembali ke lokasi dan menggasak satu unit motor Honda Beat.

“Pelakunya sama, dengan ciri-ciri menggunakan kaos merah, pakai masker warna hitam. Iya sekali dua, motor Vario dan Beat. Kejadiannya sekitar jam 01.00 dini hari. Adapun aksi pencurian itu terekam CCTV yang sudah kami sebarkan ke media sosial,” kata Ali saat ditemui wartawan, Rabu (29/06)

Berdasarkan rekaman CCTV, Ali menduga, pelaku berjumlah dua orang yang beraksi di lokasi.

“Indikasinya yang terekam CCTV itu ada dua orang. Dua orang itu sebagai petunjuk (eksekutor). Pelakunya dengan ciri-ciri menggunakan kaos merah, pakai masker warna hitam,”katanya.

Ali menduga kawanan pencuri ini bukan kali pertama beraksi, karena mampu mengakali motor hanya dalam hitungan detik.

Saat kejadian, dikatakan Ali, di kosannya situasinya sedang ramai. Namun, dirinya bersama beberapa kawannya berkumpul di lantai dua.

“Sedang ada keramaian, tapi posisi kami itu ada di balkon (lantai dua). Kalau kami lagi duduk di balkon, jadinya enggak kelihatan,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here