Info Anak Diculik Gegerkan Warga Kedaung, Padahal Ditemukan Lagi Main PS

173
ilustrasi

Sawangan | jurnaldepok.id
MR, seorang anak berusia 9 tahun yang masih berstatus pelajar di salah satu sekolah dasar dikabarkan diculik.

Kasus anak diduga hilang karena diculik menjadi perbincangan di media sosial. Dimana informasi hilang seorang anak laki-laki diduga diculik usai sholat di Masjid Amirulloh, Gang Nangka RT 2/3, Kelurahan Kedaung, Kecamatan Sawangan, tersebar di media sosial.

Pelajar kelas 4 SD itu semula dilaporkan hilang diduga telah diculik usai Sholat Dhuhur di Masjid Amirulloh depan rumah korban.

Namun, setelah ditelusuri, warga dibantu Aipda Purwanto, bocah tersebut sedang asyik bermain game bersama teman-teman sebaya di Jalan Pinang, Pamulang, Tangerang Selatan.

“Alhamdullilah berselang sekitar tiga jam dari dilaporkan hilang sekitar pukul 12.00 WIB saat sedang masuk waktu Sholat Dhuhur, MR berhasil ditemukan warga yang melihat keberadaanya di daerah Pamulang,” ujar Anggota Bhabinkamtibmas Kelurahan Kedaung, Aipda Purwanto didampingi Kakek korban, Tukino.

Pada waktu ditemukan, kata dia, MR sedang asyik main game playstastion bersama teman-teman sebayanya. Setelah di kroscek, ternyata korban bukan diculik seperti yang beredar melalui group WhatsApps warga.

“Ternyata kejadian sebenarnya adalah korban ini setelah sholat diam-diam diajak bersama kedua temannya untuk jalan ke Jalan Pinang Pamulang. Disana mereka bertiga main game di rental playstasion (PS),” paparnya.

Terpisah, Tukino kakek korban mengklarifikasi bahwa apa yang disebutkan kalau cucunya tersebut tidak diculik.

“Tidak ada yang diculik seperti pesan berantai group WhatsApps yang viral kemana-mana. Ia hanya main tidak memberi kabar ke orang tua sehingga kaget dan menganggap bahwa anaknya diculik,”katanya.

Dikatakannya, anaknya tidak pernah main jauh jika tidak jalan bersama orang tuanya.

“Orang tuanya panik setelah Sholat Dzuhur di masjid depan rumahnya tidak pulang. Tapi Alhamdulillah anaknya dapat ditemukan dan bukan diculik tapi sedang main bersama teman sebaya,” jelasnya.

Kapolsek Bojongsari, Kompol Yogi menambahkan, tidak ada laporan penculikan terhadap anak seperti yang beredar informasi di chat group WhatsApps bahwa ada seorang anak laki-laki sudah diculik di masjid daerah Cinangka, Sawangan.

“Itu tidak benar. Anaknya sekarang sudah ditemukan di daerah Pamulang dan bukan karena diculik tapi diajak main bersama teman-temannya,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here