Awas! Wilayah Sukatani Rawan Begal, Dalam Sebulan Sudah Dua Kali Kejadian

96
ilustrasi

Tapos | jurnaldepok.id
Dalam satu bulan belakangan kawasan Sukatani, Kecamatan Tapos, diteror dengan aksi pencurian motor dengan menggunakan senjata tajam. Kejadian begal terjadi menimpa seorang ibu rumah tangga.

Dimana kronologisnya, korban yakni Feni Rahmawati pada saat akan menjemput suami atas nama Fapru Rochman di rumah orang tua nya (Misnan) Jalan Kapitan Raya RT4/4 Kelurahan Sukatani, Tapos.

Tiba-tiba ada dua orang boncengan motor pura-pura menanyakan alamat, kemudian merampas motor korban dengan mengancam pakai celurit.

Warga Kelurahan Sukatani, Pardi Dongkal mengatakan, di Kelurahan Sukatani dalam sebulan ini telah terjadi dua kali begal motor. Sebelumnya, di dekat Stadion Mini Jalan Dongkal.

“Ini artinya keamanan lingkungan harus diperketat, siskamling atau ronda harus digalakkan. Warga harus waspada kalau keluar malam, apalagi di tempat yang sepi. Perlu kesadaran warga. Kalau keluar malam harus didampingi oleh keluarga,” ujarnya, kemarin.

Aksi pembegelan sebelumnya juga terjadi di sekitar Stadion Mini Sukatani. Seorang pelajar berinisial F (13) di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok, menjadi korban begal motor saat pulang les. Sepeda motor Honda PCX warna putih dengan nopol B 3991 ETH dirampas kawanan perampok jalanan tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Cimanggis, Ajun Komisaris Hendra mengatakan, pembegalan itu terjadi pada Selasa petang 7 Juni 2022 sekitar pukul 18.15 di dekat Stadion Mini.

“Jadi anak ini pulang les, saat melintas dekat TKP, tiba-tiba dipepet sama dua motor masing-masing berboncengan,” ujar Hendra kepada wartawan.

Kemudian, sambungnya, pelajar itu panik dan langsung menghentikan motornya.

“Korban disuruh berhenti oleh para pelaku sambil menodongkan senjata, kemudian motornya langsung dirampas,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here