Pintu Perlintasan Kereta Dibuka, Warga Rawa Geni Gelar Syukuran

406
Warga Rawa Geni saat menggelar syukuran

Cipayung | jurnaldepok.id
Ratusan warga Rawa Geni,  Kelurahan Ratu Jaya, Cipayung, menggelar tasyakuran atas
dibukanya kembali pintu perlintasan yang sempat ditutup PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Tasyakuran tersebut diselenggarakan sebagai upaya meminta keselamatan dengan memanjatkan doa secara bersama.

Ketua RW 09, Suherman mengatakan, acara tasyakuran yang digelar warga Rawa Geni
dilakukan secara spontanitas.

“Iya, memang (tasyakuran) sudah keinginan warga. Yang artinya, mau mengucapkan rasa syukur atas kembali dibukanya potongan jalan di pelintasan Rawa Geni dan memanjatkan doa agar tidak ada peristiwa kecelakaan seperti itu lagi. Walaupun sebagai pengurus dan diwakili oleh camat dan lurah yang masih diminta oleh PT KAI (beberapa persyaratannya) masih dalam proses untuk dilaksanakan,” ujar Suherman.

Tokoh masyarakat setempat, Djainul menambahkan, dirinya siap bertanggungjawab sepenuhnya atas pembukaan perlintasan tersebut.

“Iya harus dibuka, karena ini kan bukan jalan yang baru. Ini jalan dari nenek moyang saya dulu,” katanya.

Ditegaskan dia, kepentingan masyarakat adalah yang utama.

“Saya bilang kepada masyarakat kalau ada apa-apa atau menyangkut hal lain dan saya yang bertanggung jawab sepenuhnya,” tegasnya.

Warga pun setuju atas pembukaan kembali perlintasan tersebut. Ketika perlintasan ditutup,
banyak warga yang kesulitan beraktivitas.

“Dampaknya banyak, kalau untuk ditutup ini berdampaknya banyak. Misalnya orang jadi susah usaha, orang jalan jadi susah, jadi mati kan aksesnya bikin susah,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here