Warga Depok Ada Yang Terpapar Subvarian BA4 dan BA5, Tim Satgas Lakukan Tracing

114
Dadang Wihana

Margonda | jurnaldepok.id
Satgas penanganan Covid-19 Kota Depok melakukan tracing terhadap orang yang kontak erat dengan terpapar subvarian Omicron BA4 dan BA5.

Informasi yang berkembang, ada kasus yang menimpa warga berdomisili di Depok. Namun hal itu masih terus didalami pihak satgas. Pasalnya, enam orang tersebut tidak memiliki KTP Depok namun dikhawatirkan berdomisili di Depok.

“Untuk informasi, ada dua atau enam tambahan lagi tetapi kami sedang tracing karena administrasi kependudukannya tidak ber KTP Depok, jadi sekarang kami sedang lacak,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Kamis (23/06).

Selain itu, sambungnya, ada dua warga Depok yang terdeteksi positif Covid-19 subvarian Omicron BA4 dan BA5. Hanya saja keduanya sudah dinyatakan selesai isolasi. Keduanya juga sudah melakukan aktivitas.

“Itu yang sudah dikirim datanya dua orang Omicron BA4 dan BA5 sudah selesai isolasi dan sudah bisa beraktivitas. Untuk yang dua itu sudah selesai isolasi dan memang domisili di Depok,” paparnya.

Terkait dengan enam orang yang baru itu, pihaknya belum bisa memastikan apakah terpapar varian BA4 dan BA5. Karena hasil pemeriksaan menunggu dari pemerintah pusat.

“Dari Kota Depok hanya mengirimkan sampel spesimen saja ke Kemenkes. Untuk pemeriksaannya di pusat semua di Kemenkes. Untuk pemeriksaan sub varian Omicron BA4 dan BA5 semua di Kemenkes, tidak di labkesda. Kami hanya mengirimkan sampel spesimen yang disarankan,” tambahnya.

Saat ini, kata dia, lokasi isolasi pasien di Depok masih terpusat di RSUD Depok. Disana tersedia 20 tempat tidur dan sejumlah tenaga medis.

“RSUD Depok masih dijadikan rujukan isolasi hingga tiga bulan ke depan. Ada sekitar 20-an tempat tidur dan sudah ada tenaga medis. Jadi untuk isolasi sementara di rumah sakit itu yang kami gunakan saat ini,” katanya.

Dirinya selalu berpesan agar warga tetap menjaga protokol kesehatan dengan menggunakan masker baik di tempat tertutup maupun terbuka. Selain itu juga diimbau agar warga mau mengikuti vaksin booster.

“Untuk meningkatkan kewaspadaan untuk yang belum vaksin booster melakukan vaksin booster segera. Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas itu baik Pemkot, Polres dan Kodim sudah siap, tinggal warganya yang belum vaksin booster silakan untuk melakukan vaksin booster,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here