Terpilih Lagi jadi Ketua Hiswana Migas, Badri Akan Razia Penggunaan Gas Elpiji 3 Kg

73
Ahmad Badri

Margonda | jurnaldepok.id
Para pelaku usaha rumah makan atau restauran di Jalan Margonda Kota Depok masih melakukan pelanggaran penggunaan gas 3 Kg.

Adanya temuan itu membuat Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas atau Hiswana Migas akan kembali melakukan sweeping atau razia terkait penggunaan gas 3 Kg di rumah makan atau tempat usaha sekitaran Margonda.

“Iya, nanti kami coba lakukan sweeping di daerah Margonda. Waktu itu sempat tertunda karena kondisi pandemi, kami ingin lebih tepat sasaran saja. Karena waktu itu banyak pengguna elpiji 3 Kg yang tidak tepat sasaran,” ujar Ahmad Badri, Ketua Hiswana Migas Kota Depok, kemarin.

Badri pun berjanji akan membawa sejumlah program kerja untuk masa baktinya 2022-2026. Selain persoalan gas 3 Kg, pihaknya juga menyoroti keberadaan penjual bensin eceran yang mengatasnamakan Pertamini. Sebagaimana diketahui, tabung gas 3 Kg dikhususkan untuk warga miskin karena bagian dari program subsidi pemerintah.

“Kalau itu memang dulu sempat dipertanyakan oleh Pemda, tapi Hiswana Migas memberikan jawaban, mereka kan (Pertamini) ada diplosok, masyarakat masih membutuhkan juga. Cuma memang dari segi safety, Pemda manggil kami, tapi memang belum ada solusi,” jelasnya.

Selain itu, kata dia, usaha tersebut menjadi bagian dari mata pencaharian. Kondisi ini tentu menjadi dilema, karenaHiswana Migas pun tak bisa mengambil tindakan tegas.

“Nah ini yang mengatur BPH Migas, ini harus buka aturannya, kami kan hanya asosiasi, kami enggak berkekuatan, kami hanya menjembatani saja antara Pemda dan Pertamina,” tuturnya.

Pernyataan Badri itu diungkapkan seusai gelaran Muscab V Hiswana Migas di sebuah hotel kawasan Margonda. Dimana, Ahmad Badri kembali dipercaya memimpin DPC Hiswana Migas Kota Depok untuk lima tahun ke depan.

Sebagai ketua yang terpilih kembali di Hiswana Migas Depok, Badri pun mengaku punya sederet program kerja di kepengurusannya saat ini.

“Seperti yang kami sampaikan dalam visi misi, kami ingin lebih mendekatkan hubungan Hiswana Migas dengan instansi-instansi terkait, untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman bagi anggota. Semua program kami punya. Kepengurusan saat ini juga merangkul generasi-generasi muda dan para angota lebih memantapkan posisi-posisi pengurus yang lebih memahami dan punya keinginan memajukan Hiswana Migas,” jelasnya.

Salah satu program yang akan jadi fokus para kader muda tersebut, kata Badri, adalah digitalisasi.

“Untuk digitalisasi kami gaet kalangan muda, karena kedepan ini lebih dirasakan digitalisasi dan itu jadi salah satu program Pertamina. Nah kalangan muda di Hiswana Migas kami rasa bisa memberikan solusi. Intinya kami mengikuti apa yang menjadi program Pertamina,” katanya.

Kebijakan itu sebelumnya sempat dilakukan pihak Hiswana Migas Kota Depok sebelum masa pandemi.

Ketua Panitia Muscab V DPC Hiswana Migas Kota Depok, Valderrama Setiawan mengatakan, pemilihan ketua berlangsung demokratis dan aklamasi.

“Calon lain selain Ahmad Badri mundur sehingga ketua terpilih secara aklamasi,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here