Apes! Maling Motor di Cinangka Babak Belur Usai Dihakimi Massa

106
Inilah maling motor yang ditangkap warga Cinangka, Sawangan

Sawangan | jurnaldepok.id
Seorang pemuda yang hendak melakukan pencurian motor di RT 01/07, Kp Kebon, Kelurahan Cinangka, Kecamatan Sawangan, Senin (20/6/) malam ditangkap warga.

Pemilik motor, Gilang mengatakan, saat itu motor jenis maticnya sedang diparkir di depan rumah temen wanitanya Syifa (20) dan nyaris dibawa kabur pencuri.

“Beruntung pada saat pelaku yang tidak membawa kartu identitas ini, keburu kepergok warga dan langsung berteriak maling hingga pelaku kabur, namun berhasil ditangkap massa,” ujarnya, kemarin.

Di lokasi sama, Ketua RT 01/07 Cinangka, Syamsudin menambahkan, ada seorang warga datang ke masjid usai solat menginfokan ada maling motor tertangkap warga dan sudah dibawa ke rumah.

“Kami sebagai perangkat lingkungan RT, langsung menuju rumahnya untuk melihat pelaku,” katanya.

Sesampainya di rumah itu, warga sudah berkerumun sampai akhirnya keberutalan tidak bisa terbendung. Massa mulai anarkis dan langsung menghakimi pelaku hingga babak belur.

“Sudah saya yakinkan massa untuk tidak anarkis di rumahnya terhadap pelaku,” jelasnya.

Meski di lokasi ada tiga ketua RT dan masing-masing Ketua RW 06 dan RW 07 juga hadir, tidak dapat membendung emosi warga.

“Meminta kepada warga untuk menghormati saya bersama ketua RT lain dan Ketua RW yang ada di lokasi, namun sesekali warga memukul pelaku sampai istri dan anak alami trauma dan ketakutan lihat pelaku sampai babak belur,” tambahnya.

Pelaku kemudian ditarik keluar rumah lalu diarak 10 meter dari massa yang beringas langsung menghakimi hingga pelaku babak belur.

Pada saat kejadian barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian ditemukan kunci letter T beserta anak mata kunci yang masih tertancap di kunci kontak motor. Karena berusaha kabur, anak mata kunci letter T masih tertancap di stop kontak motor korban.

“Sedangkan pelaku kabur setelah diteriaki maling oleh warga. Ia ketangkap setelah dikejar sejauh 20 meter,” katanya.

Menghindari aksi beringas warga yang sudah emosi terhadap pelaku, lanjutnya, setelah 30 menit kemudian aparat polisi dari Polsek Bojongsari datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku.

“Setelah kejadian dari pihak korban, dirinya, serta tokoh masyarakat sekitar lima orang langsung ke Polsek Bojongsari untuk dimintai keterangan sebagai saksi,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here