Akses Jalan Dipo-Cagar Alam Ditutup Warga, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

490
Papan pengumuman penutupan Jalan Dipo-Cagar Alam

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Warga di RW 03 dan 17 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, melarang kendaraan roda empat masuk atau melintas di Jalan Dipo-Cagar Alam. Penutupan dilakukan karena sering terjadi kemacetan pada waktu-waktu tertentu. Padahal, jalan tersebut merupakan akses jalan lingkungan.

Hal itu berdasarkan keputusan bersama oleh tokoh masyarakat lingkungan dan disaksikan oleh Ketua RW, Kanit Lantas Polsek Pancoran Mas, Bimas dan Babinsa Kelurahan Depok.

“Yang saya dengar hasil keputusannya mau ditutup untuk kendaraan mobil dari luar. Hanya warga saja yang boleh masuk. Nantinya bakal dikasih stiker,”kata Rudianto, salah satu warga.

Dia menambahkan, masuknya atau melintas mobil di jalan lingkungan Dipo-Cagar Alam menyebabkan kemacetan.

“Iya sering macet, kalau ada mobil masuk jalan ini, apalagi kalau sudah beradu (dua arah ada mobil),” katanya.

Ia mengatakan, kemacetan terjadi pada saat jam pulang kerja dan akhir pekan. Bahkan, dia memprediksi kemacetan bisa sampai malam kalau di hari Minggu.

“(Kendaraan) kebanyakan dari arah Cagar Alam mau ke Dipo, itu kendaraan roda empat. Apalagi kalau sore biasanya dari mulai jam 15.30 WIB, sudah macet. Sabtu dan Minggu macetnya makin parah. Kalau hari Minggu bisa sampai malam, perkiraan sampai jam 10 malam,” paparnya.

Dia menuturkan, warga setempat sering kali menegur para pengendara mobil yang bukan dari lingkungannya melintas jalan tersebut.

Warga setempat lainnya, Miko mengatakan, kemacetan di Jalan Cagar Alam Selatan 1 kerap terjadi, diduga imbas penutupan Jalan Nusantara.

“Dulu kan memang di sana satu arah di Jalan Dewi Sartika, jadi kebanyakan yang dari sana lewat sini, mereka enggak mau lewat Jalan Arief Rahman Hakim. Akhirnya potong jalan lewat sini,” tandasnya.

Oleh karena itu, nantinya Jalan Cagar Alam Selatan 1 akan ditutup untuk kendaraan roda empat, terkecuali kendaraan milik warga setempat. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here