Menderita Tunarungu, Maling Motor Milik Satpam Akhirnya Dibebaskan

53
ilustrasi

Beji | jurnaldepok.id
Pelaku pencurian sepeda motor milik petugas keamanan pos penjaga peron Kampus Universitas Indonesia (UI), Jalan Prof.Mr.Djokosoetono, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Kota Depok, berhasil ditangkap anggota tim Opsnal Reskrim Polsek Beji.

Pelaku AA berhasil ditangkap anggota tim opsnal Reskrim Polsek Beji di sekitar kawasan lingkungan kampus Universitas Indonesia saat sedang jalan kaki.

Tanpa perlawanan, akhirnya AA langsung dicokok petugas dengan mempergunakan motor milik korban, Budhi Prasetyo (32), jenis Honda Vario Tekno hitam B 6638 ZCQ, tanpa berkutik dibawa anggota ke Polsek Beji.

Kapolsek Beji, Kompol Cahyo mengatakan, berkat dari hasil rekaman kamera CCTV yang ada di TKP, wajah pelaku terliat jelas sewaktu mencuri motor milik penjaga pos yang sedang diparkir. Setelah itu pelaku mencoba mengambil kunci motor di dalam pos lalu helm dengan membawa kabur motor.

“Peristiwa kejadian berdasarkan laporan korban sekitar pukul 04.00 WIB, saat itu korban tengah tertidur pulas lalu pelaku indip-indip mencoba mengambil kunci motor yang ditaruh dalam pos bersama helm juga, pelaku juga mencuri motor korban,” ujarnya, Kamis (16/06).

Sementara itu dari hasil pemeriksaan Berita Acara Perkara (BAP), pelaku AA membuat anggota penyidik kesulitan dalam melakukan pemeriksaan, karena diketahui bahwa pelaku ini Tunarunggu atau bisu.

“Pelaku tidak bisa mengerti bahasa isyarat atau bahasa tangan, tidak ada identitas KTP, sehingga menyulitkan anggota dalam melakukan pendalaman penyelidikan,” katanya.

Dia menambahkan, untuk modus operasi pelaku masuk kedalam Pos Peron Kampus UI saat anggota security sedang tertidur pulas dan langsung mengambil kunci motor, helm serta motor korban.

“Lantaran pelaku tunarunggu, dan susah diajak bicara, maka kasus curanmor ini kami upayakan restorative justice (RJ) karena kemanusiaan,” tuturnya.

Terpisah Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Hakim Dalimunthe menambahkan, proses lanjut pelaku setelah di RJ kan, selanjutnya akan diserahkan kepada Dinas Sosial Kota Depok.

“Rencana hari ini pelaku akan kami serahkan ke petugas Dinas Kesehatan Kota Depok. Sedangkan motor akan dikembalikan kepada pemiliknya tanpa dikenakan imbalan apapun dengan syarat dapat menunjukan surat-surat kendaraan asli,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here