Wakil Wali Kota Depok Pastikan Pendamping Wirausaha Baru Steril dari Anggota Parpol

125
Wakil Wali Kota saat memakaikan rompi kepada pendamping wirausaha baru

Cimanggis | jurnaldepok.id
Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono memastikan, 81 pendamping program wirausaha baru yang menjalani Training Of Trainer (TOT) steril dari anggota partai politik (parpol).

“Kami sudah menyatakan sikap, ketika sudah menjadi petugas pemerintah semua baju harus dibuka karena ini amanah yang diberikan pemerintah untuk masyarakat di Kota Depok dan bukan membubuhkan sebuah partisan,” ujar Imam kepada Jurnal Depok, Senin (13/06).

Ia menegaskan, apapun tugas yang diberikan pemerintah apalagi menggunakan anggaran APBD harus dibuka pakaian politiknya.

Dikatakannya, 81 pendamping program wirausaha baru yang menjalani Training Of Trainer (TOT) merupakan warga Depok.

“Namun bagi yang menjadi mentor memungkinkan untuk di luar Depok karena enggak ada yang daftar, karena ini memerlukan keterampilan khusus, enggak sembarangan orang bisa, karena akan mendidik dan mereka harus memiliki sertifikasi dan memiliki usaha,” paparnya.

Untuk pendampingan wirausaha baru dilakukan dari berbagai bidang seperti kuliner, startup, fashion dan semua bidang yang memungkinkan untuk dibina menjadi pengusaha.

“Kami siapkan dulu mentornya, pekan depan kami launching program 5.000 wirausaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha. Kami akan umumkan bagi masyarakat yang ingin menjadi 5.000 wirausaha baru atau 1.000 perempuan pengusaha,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pemerintah Kota Depok, Dede Hidayat menambahkan, bahwa kegiatan pendamping program wirausaha baru merupakan langkah awal untuk menciptakan 5.000 wirausaha baru dan 1.000 perempuan pengusaha sebagai wujud realisasi janji kampanye wali-wakil wali kota Depok.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pendamping baik di tingkat kota,
kecamatan maupun kelurahan dalam melaksanakan program. Meningkatkan bimbingan baik secara teknis dan administratif kepada para wirausaha baru dan meningkatkan manajemen dan pelaporan kegiatan pendampingan wirausaha baru,” tandasnya.

Dalam pelatihan itu, kata Dede, para peserta nantinya diberikan materi teori, praktik, diskusi dan simulasi.

“Kami berharap agar para pendamping dan administrator setelah pembekalan ini dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan komitmen yang telah disepakati. Bekerjasama dan berkoordinasi dengan baik demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan sumberdaya ekonomi lokal dan perluasan kegiatan lapangan kerja di Kota Depok melalui pemanfaatan potensi yang dimiliki,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here