Diduga Terdampak Proyek Galian Drainase, Pagar SDN Limo 03 Roboh

148
Terlihat beberapa pekerja saat mengevakuasi reruntuhan pagar SDN Limo 03

Limo | jurnaldepok.id
Sejumlah pengguna jalan dan para Guru SDN Limo 03 kemarin siang dikejutkan dengan peristiwa ambruknya konstruksi gapura dan pagar sekolah lantaran diduga bagian pondasi gapura tergerus galian proyek saluran air (Drainase) yang sangat berdekatan dengan pagar sekolah.

Kepada Jurnal Depok, Kepala SDN Limo 03, Nurhayati mengaku melihat langsung kejadian ambruknya gapura dan pagar sekolah lantaran pada saat itu dirinya baru selesai melaksanakan Sholat Zuhur di ruang guru yang letaknya hanya beberapa meter saja dari pintu gerbang sekolah.

“Ambruknya gapura dan pagar sekolah terjadi sekitar pukul 13.30 WIB saat itu saya baru selesai sholat tiba-tiba mendengar suara keras di luar sekolah, dan setelah saya keluar, saya melihat gapura dan pagar sekolah di gerbang masuk sekolah sudah ambruk,” ujar Nurhayati kepada Jurnal Depok, Rabu (08/06).

Terpisah sejumlah pekerja proyek saluran air (Drainase) Jalan Rajawali RT 06/06, Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, mengatakan, ambruknya konstruksi gapura dan pagar sekolah dikarenakan tanah galian tergerus air akibat hujan deras dan disisi lain para pekerja mengatakan bahwa konstruksi gapura sekolah tidak memiliki pondasi sehingga sangat mudah roboh.

“Gapuranya tidak ada pondasi, tidak ada sloopnya, tapi permasalahan ini sudah diselesaikan mandor, dan mandor kami sudah menyatakan siap bertanggung jawab dan membuat kesepakatan dengan pihak sekolah untuk membangun kembali gapura dan pagar yang roboh,” kata salah seorang pekrja proyek drainase.

Hal senada disampaikan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, H Abdul Hamid yang datang langsung meninjau lokasi gapura dan pagar sekolah yang ambruk.

“Ya saya sudah hubungin Pak Amin selaku mandor dari proyek saluran air (Drainase) dan beliau sudah menyatakan akan bertanggung jawab dan segera membangun kembali gapura dan pagar sekolah,” kata Abdul Hamid.

Hamid mengatakan peristiwa ambruknya gapura dan pagar sekolah SDN 03 Limo memang sempat viral lantaran hanya berselang beberapa menit pasca kejadian, berita terkait kejadian tersebut sudah muncul di media.

Namun apapun itu, lanjut dia, pihaknya bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut dan pihak kontraktor pelaksana proyek drainase telah menyatakan kesiapan untuk membangun kembali gapura dan pagar sekolah yang ambruk.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, kami sudah pastikan pihak pemborong akan bertanggung jawab dan akan membangun kembali gapura dan pagar yang ambruk,” pungkasnya.n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here