Operasi Gabungan ‘Sweeping’ Penunggak Pajak Kendaraan

897
Petugas gabungan saat melakukan razia kendaraan penunggak pajak

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Petugas gabungan melakukan razia kendaraan bermotor di kawasan Grand Depok City dalam mencari para penunggak pajak kendaraan.

Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Depok I, Dadi Darmadi mengatakan, Program Operasi Gabungan (Opgab) kembali digelar Samsat Depok dan Samsat Cinere setelah dua tahun vakum akibat pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, inti dari operasi gabungan ini adalah sosialisasi kepada wajib pajak tentang kewajibannya dalam membayar pajak kendaraan bermotor.

“Saat ini kondisi sudah semakin membaik, karena itu kami ingatkan kembali kepada wajib pajak tentang kewajibannya membayar pajak. Karena pajak yang dibayarkan merupakan salah satu sumber pendanaan pembangunan daerah,” ujarnya, Selasa (07/06).

Opgab ini, sambungnya, juga merupakan salah satu upaya untuk mencari informasi bagi kendaraan yang tidak membayar pajak.

“Kenapa mereka belum melunasi pajak kendaraanya, mungkin tidak ada uang, atau kurangnya kesadaran membayar pajak. Dengan opgab ini nanti akan terjaring dan kami mendapat informasi yang jelas,” katanya.

Dadi berharap dengan opgab ini informasi tentang pajak daerah bisa tersosialisasikan kepada masyarakat sehingga tingkat kesadaran membayar pajak meningkat.

“Terakhir tentunya dapat mengurangi jumlah KTMDU sehingga dana bagi hasilnya lebih baik lagi bagi Kota Depok,” jelasnya.

Dikatakannya, pada tahun 2021 lalu dana bagi hasil pajak kendaraan bermotor dari Samsat Depok dan Cinere untuk Pemkot Depok mencapai sekitar Rp 450 miliar.

“Potensi pajak saat pandemi covid saja sebesar itu. Apalagi saat ini kondisinya sudah membaik. Insya Allah pendapatan untuk Kota Depok semakin bertambah,” pungkasnya. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here