Pengelola Rumah Dibohongi EO Private Party, Ngakunya untuk Kegiatan Pelajar

568
Seorang penjaga rumah yang dijadikan private party saat bebersih

Sukmajaya | jurnaldepok.id
Pengelola rumah yang dijadikan lokasi pesta pribadi dengan peserta memakai bikini merasa dibohongi oleh panitia atau Even Organizer (EO).

“Saya kena tipu sama mereka, awalnya mereka bilang dari kampus buat acara ulang tahun. Makanya harga juga untuk pelajar, ternyata malah acara kaya gitu,” ujar penjaga rumah, Tiar kepada wartawan, kemarin.

Tiar mengatakan, rumah tersebut memang disewakan untuk keperluan acara keluarga, gathering, halal bihalal sampai reuni dan acara lainnya. Dikatakannya, pesta tersebut bukanlah pesta bikini seperti dalam narasi yang telah beredar luas.

“Tapi kalau disebut pesta bikini gitu sih standar ya, celana pendek doang bukan bikini. Saya keberatan banget karena merugikan,” katanya.

Ditanya soal apakah pihaknya akan melaporkan panitia acara ini ke polisi, Tiar mengatakan hal tersebut adalah wewenang pemilik rumah.

“Tergantung pemilik rumah, kalau saya mah kan hanya penjaga saja,” jelasnya.

Sementara itu pantauan di lapangan rumah tersebut bertingkat dua dan memiliki lahan lebih dari 1.000 meter, serta bangunan seluas 800 meter.

Sejumlah fasilitas pun tersedia di rumah itu, mulai dari kamar yang jumlahnya cukup banyak, gazebo, kolam renang hingga area barbeque.

Sebelumnya polisi menggerebek ratusan remaja dalam acara private party di sebuah rumah besar di kawasan Sukmajaya, Kota Depok, pada Minggu (05/06/2022) dini hari. n Aji Hendro

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here