Hari Tanpa Tembakau Sedunia, Staf Kelurahan Meruyung Aksi Pungut Puntung Rokok

57
Staf Kelurahan Meruyung saat melakukan aksi pungut puntung rokok

Limo | jurnaldepok.id
Jajaran Pegawai Kantor Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, Selasa (31/5) melaksanakan aksi memungut puntung rokok di sejajar ruas jalan raya Meruyung dan kawasan lingkungan dekat Kantor Kelurahan sebagai repleksi momentum peringatan Hari Tanpa Tembakau sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 31 Mei.

Kepada Jurnal Depok, Lurah Meruyung, Kecamatan Limo, H. Yuyun Purwana mengatakan, pelaksanaan aksi memungut puntung rokok di seputar ruas jalan raya dan kawasan lingkungan masyarakat merupakan bentuk sosialisasi larangan merokok kepada masyarakat karena pada tanggal 31 Mei diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau sedunia.

“Ya, kami mengoptimalkan momentum peringatan Hari Tanpa Tembakau sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 31 Mei untuk mengingatkan kepada masyarakat terkait imbauan untuk tidak merokok, disamping itu tujuan lain dari aksi memungut sampah juga dimaksudkan agar warga memiliki rasa kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan karena akan membuat lingkungan menjadi kotor dan kumuh,” ujar Yuyun kepada Jurnal Depok, kemarin.

Dikatakan Yuyun peringatan Hari Tanpa Tembakau sedunia hendak nya dapat dijadikan momentum bagi upaya meminimalisir kebiasaan merokok yang tidak hanya dapat merugikan kesehatan tapi juga bisa membuat lingkungan menjadi kotor dan kumuh serta dapat berdampak terhadap meningkatnya polusi udara.

Aksi memungut puntung rokok sebagai repleksi peringatan Hari Tanpa Tembakau sedunia yang dilakukan oleh jajaran Kantor Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, disambut baik oleh Ustad Mujawid salah satu Tokoh Ulama Kelurahan Meruyung.

“Itu kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat untuk kebersihan lingkungan sekaligus sebagai ajang kampanye agar masyarakat menghentikan kebiasaan merokok karena merokok itu sangat tidak baik bagi kesehatan,” tegas Ustad Mujawid.

Hal senada disampaikan oleh Ketua RW 09, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, RD. Wahyu Wibowo.

Dikatakan Wahyu, memang agak sulit untuk menghentikan kebiasaan menghisap rokok bagi para perokok, namun lanjut dia bukan berarti kebiasaan merokok tidak bisa dihentikan asalkan si perokok itu memiliki niat yang kuat berhenti merokok untuk kepentingan kesehatan diri sendiri dan orang lain.

“Merokok itu dapat memicu terjadinya gangguan kesehatan organ paru paru dan jantung bagi si perokok dan orang disekitarnya, untuk itu saya menyambut baik aksi memungut puntung rokok sebagai cara yang halus dalam melaksanakan kampanye untuk menghentikan kebiasaan merokok,” tutup Wahyu. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here