Saldo KKS Kosong, Ratusan Keluarga Penerima Manfaat Komplain

130
petugas pencatat Keluhan (Front Office) Puskesos Kelurahan Limo saat menerima aduan warga

Limo | jurnaldepok.id
Meskipun baru 2 bulan beroperasi, namun Sekretariat Puskesos Kelurahan Limo sudah berhasil mengakomodir lebih dari 300 keluhan para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah mendapatkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) namun belum bisa dioptimalkan lantaran saldo KKS yang diterima belum terisi.

Demikian diungkapkan Ricky petugas pencatat Keluhan (Front Office) Puskesos Kelurahan Limo kepada Jurnal Depok, Jumat (20/5).

Dikatakan Ricky, banyak faktor yang menyebabkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) belum terisi saldo diantaranya tidak singkron nya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kemensos dengan data pihak Bank yang ditugaskan mengelola program sosial.

“Banyak faktor yang menyebabkan Kartu Kesejahteraan Sosial (KKS) saldonya belum terisi diantaranya menyangkut data KPM yang diajukan Kemensos tidak singkron dengan data pihak Bank, itu salah satu penyebab saldo KKS belum terisi,” ungkap Ricky.

Terlepas dari hal tersebut, Lurah Limo, AA Abdul Khoir mengapresiasi kinerja jajaran petugas Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos) dalam membantu warga mengurus pencairan bantuan sosial dari Pemerintah.

“Saya melihat petugas di sekretariat Puskesos Kelurahan Limo sudah bekerja keras melaksanakan tugas mengakomodir keluhan warga terkait realisasi bantuan sosial dari Pemerintah, ini sudah sesuai dengan fungsi Puskesos membantu warga kurang mampu dalam mengurus kelancaran realisasi bantuan sosial,” ujar AA. Abdul Khoir.

AA berharap, para petugas Puskesos baik fasilitator, petugas front office maupun back office terus konsen memperjuangkan kepentingan warga kurang mampu dan jika perlu para petugas Puskesos menerapkan sistem kerja jemput bola guna memaksimalkan fungsi Puskesos untuk membantu para KPM dalam mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah.

“Banyak juga warga yang tidak memiliki waktu untuk datang ke Puskesos, dalam kaitan ini para petugas Puskesos bisa berkoordinasi dengan Ketua Lingkungan untuk menerapkan pelayanan jemput bola dengan mendatangi rumah para KPM,” pungkas AA. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here