Langganan Banjir Hingga Kini Belum Bisa Diatasi, Buruknya Drainase jadi Biang Kerok

130
Kondisi Jalan Raya Pengasinan yang selalu banjir ketika hujan turun

Sawangan | jurnaldepok.id
Meski hujan tidak terlalu deras mengguyur wilayah Sawangan dan sekitarnya, namun genangan air masih terjadi di Jalan Raya Pengasinan, Kecamatan Sawangan.

Padahal, Tim Satgas PUPR berulang kali memperbaiki resapan air yang berada di lokasi genangan, namun setiap kali turun hujan selalu kebanjiran.

“Sudah beberapa kali kami usulkan perbaikan drainase agar tidak banjir lagi, tapi setelah dibersihkan resapannya dan ketika hujan turun, jalan kembali banjir,” ujar Mulyadi Gojong, Ketua LPM Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Kamis (19/05).

Ia menambahkan, Satgas Banjir PUPR sebetulnya sudah sering kali turun membersihkan saluran dan resapan air, namun rupanya resapan air tidak mempu lagi menampung debit air yang cukup tinggi.

“Alhasil resapan penuh dan air tidak tertampung, akhirnya air meluap ke jalan raya,” paparnya.

Namun begitu, pihaknya masih menunggu action PUPR yang berjanji akan membuat sodetan saluran air ke Kali Caringin.

“Sudah kami ajukan juga (sodetan,red), bahkan setiap tahun saat musrenbang kami ajukan. Sebelum pandemi sudah disurvei untuk bikin sodetan, namun karena pandemi akhirnya belum terealisasi sampai saat ini,” katanya.

Kendati pembangunan sodetan belum terealisasi, namun dirinya akan kembali mengusulkan pembangunannya tahun ini.

Diakui Gojong, setiap kali turun hujan baik intensitas tinggi maupun sedang, Jalan Raya Pengasinan tepatnya di perbatasan RW 06-07 selalu kebanjiran. Hal itu disebabkan oleh buruknya drainase di lokasi tersebut.

Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Hj Citra Yulianty sebelumnya mengungkapkan, pihaknya menurunkan satgas untuk mengatasi persoalan banjir di wilayah tersebut.

“Kami dari Dinas PUPR Kota Depok melakukan pengangkatan sedimentasi di lokasi. Karena lokasi tersebut dulu ada sumur resapan, tapi sudah penuh oleh sedimen. Ini untuk mencegah banjir,” terangnya beberapa waktu lalu.

Agar tidak terjadi banjir lagi, pihaknya menggali kembali sumur resapan yang saat itu dipenuhi sedimen.

Tak hanya banjir, jalan berlubang di dekat lokasi itupun hingga kini kondisinya makin memprihatinkan. Dimana lubang semakin menganga dan membesar yang mengakibatkan kemacetan kendaraan. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here