Dewi Sartika Ditutup, Pengguna Jalan Mengeluhkan Minimnya Penunjuk Jalan

178
Petugas Dishub saat mengatur lalin di Jalan Raya Sawangan

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Pengendara bermotor mengeluhkan masih minimnya tanda arah penunjuk jalan terkait rekayasa penutupan Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoran Mas, karena adanya pembangunan underpass.

Pantauan di lokasi tidak ada papan penunjuk jalan, melainkan yang ada baliho yang memperlihatkan arah denah rekayasa lalu lintas.

“Engak ada penunjuk jalan pengendara jadi bingung, yang ada baliho gambar tanda panah di baliho,” ujar Hendri, warga Sawangan.

Dia menambahkan, baliho yang dijadikan bahan sosialisasi seperti denah pernikahan warga.

“Seharusnya di lokasi strategis seperti Jalan Raya Sawangan-Tanah Baru dipasang arah penunjuk jalan ke arah Margonda. Dari arah Sawangan hingga Margonda kami enggak lihat spanduk imbauan pengendara terkait rekayasa lalu lintas Dewi Sartika,” katanya.

Kepala Dishub Kota Depok, Eko Herwiyanto mengatakan, kemacetan di lokasi pengalihan arus terjadi karena masih ada warga yang belum mengetahui skema pengalihan lalu lintas. Kemacetan sempat terjadi di pagi hari Rabu, namun mencair menjelang siang dan sore.

“Untuk evaluasi rekayasa lalu lintas kemarin ada beberapa hal di antaranya masih ada pengguna jalan yang belum tahu rekayasa Lalin ini. Namun cenderung membaik di siang dan sore hari,” jelasnya.

Penerapan rekayasa lalu lintas di hari pertama, kata dia, akan dievaluasi. Dishub akan menambah rambu untuk mempermudah pengguna jalan.

“Langkah-langkah yang kami ambil setelah evaluasi hari pertama antara lain menambah rambu-rambu dan papan petunjuk untuk membantu para pengguna jalan,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here