Dewi Sartika Ditutup, Kepadatan Kendaraan Beralih ke Jalan Arief Rahman Hakim

98
Petugas Satlantas saat mengatur lalu lintas

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Hari pertama dilakukan penutupan Jalan Dewi Sartika menyebabkan penumpukan kendaraan dan menyebabkan kemacetan di sejumlah titik. Dari hasil pantauan, penumpukan kendaraan terjadi di jalan sejajar rel yang menghubungkan Jalan Arif Rahman Hakim (ARH).

Kendaraan dari arah Sawangan yang ingin menuju Jalan Margonda mayoritas melintas di jalan sejajar rel sehingga ketika hendak masuk ke Jalan ARH terjadi penumpukan. Akibatnya arus lalulintas di fly over Jalan ARH pun ikut tersendat.

“Enggak tahu ini macet gini, padahal biasanya engga kok,” ujar Yudhi salah satu warga, Rabu (18/05)

Dikatakannya, drinya hendak menuju Jalan Margonda yang biasa melalui perlintasan Dewi Sartika. Namun dia tidak tahu kalau perlintasan tersebut ditutup hari ini (kemarin,red).

“Baru tahu tadi kalau ditutup dan diarahkan lewat sejajar rel. Tapi saat mau masuk Jalan ARH padat gini,” ungkapnya.

Tak hanya di titik tersebut, kemacetan juga terjadi di Jalan Margonda dari arah Jakarta yang hendak menuju Jalan ARH.

“Biasanya enggak macet begini. Kurang tahu ini kenapa macet di sini (perempatan lampu merah Jalan ARH),” kata Rizki, pengendara sepeda motor.

Dirinya hendak menuju Jalan Nusantara dari arah Margonda. Arus lalulintas tersendat mulai dari perempatan depan Perumahan Pesona Kayangan hingga lampu merah Ramanda.

“Ini karena lampu merah juga mungkin. Tapi biasanya juga enggak seperti ini sih,” katanya.

Kemacetan juga terjadi di Jalan Raya Sawangan tepatnya di pertigaan Stink dan Jalan Raya Melati menuju Arif Rahman Hakim.

Wakil Kasat Lantas Polres Metro Depok, Kompol David Purba mengatakan, mulai Rabu (18/5) dinihari sudah dilakukan penutupan Jalan Dewi Sartika.

Sehingga perlintasan rel pun tidak dapat dilalui. Kendaraan dari arah Sawangan yang menuju Jalan Margonda harus melintas melalui jalan sejajar rel atau Jalan Nusantara.

“Namun tadi pagi saat rush hour terjadi kepadatan. Kami melakukan pengaturan di jalan, karena beberapa jalan ada yang berubah dari satu jalur menjadi dua jalur,” katanya.

Penutupan jalan dilakukan hingga 31 Desember. Kendati sosialisasi sudah dilakukan namun banyak warga yang belum tahu sehingga banyak yang hanya melintas di jalan sejajar rel. Sementara di Jalan Nusantara terpantau lancar.

“Kami sudah sosialisasi sejak pekan lalu melalui sosmed dan baliho, namun tadi terjadi kepadatan karena memang banyak yang dari Sawangan dialihkan ke Jalan Nusantara sehingga harus melalui Jalan Arif Rahman Hakim menuju Margonda, makanya terjadi kepadatan. Tapi kami sudah rekayasa, sudah kami atur. Yang ada di situ, U Turn hanya buat satu sehingga kemacetan dikurangi,” ungkapnya.

Dikatakannya, kepadatan kendaraan terjadi pada saat rush hour antara pukul 05.30-09.30 WIB.

“Jam 5.30 (mulai padat) karena anak sekolah dan pekerja sudah mulai aktivitas. Mulai landai pukul 09.30 WIB,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here