Lagi Jalan di Jalur SMPN 10, Pelajar SMA Dibacok Orang Tak Dikenal, Diduga Begal

139
ilustrasi

Sawangan | jurnaldepok.id
Seorang pelajar SMA menjadi korban perampasan dengan kekerasan di Jalan SMP 10, RT 01 RW 09, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan.

Peristiwa kejahatan jalanan (street crime) dan pencurian kekerasan (curas) terjadi pada korban FR (17), pelajar SMA Kelas 1 usai pulang Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari rumah yang langsung menuju ke rumah saudara yang ada di RT 01/09 Jalan SMP 10.

Dalam perjalanan, korban langsung dicegat pelaku.

“Habis pulang PKL dari Ramayana Parung sekitar pukul 22.00 WIB ke rumah ganti baju,” kata ibu korban, Nurhaeni, kemarin.

Lalu, sambungnya, setelah istirahat sebentar pada tengah malam jalan kaki ke tempat saudara yang sudah dianggap sebagai bapak angkat sendiri di jalur SMP 10.

Dalam perjalanan, kata dia, ada dua pelaku menggunakan motor boncengan melewati korban setelah itu puter balik dari arah belakang.

“Pelaku langsung membacok kepala korban hingga terluka,” paparnya.

Korban yang mengalami luka parah merupakan anak ketiga dari empat saudara pasangan Nurheni (47) dan Saman (50). Mereka merasa kebingungan untuk biaya berobat di rumah sakit.

Informasi dari kakak ipar yang menunggu korban di rumah sakit Fatmawati tadi malam pada pukul 24.00 WIB, korban masuk ke kamar operasi.

“Pada pukul 04.00 WIB operasi selesai dan kini sudah dibawa ke kamar perawatan ditangani itensif. Luka bacok senjata tajam pelaku di bagian kepala tersebut cukup serius dan harus ditangani benar-benar oleh ahlinya,” jelasnya.

Kendati nyawa anaknya berhasil selamat dan sekarang tinggal masa penyembuhan, ia kebingungan untuk dapat membayar biaya rumah sakit.

“Bapaknya kerja kuli bangunan untuk membayar biaya berobat rumah sakit cukup besar sehingga sangat membebankan. Dengan laporan polisi ini diharapkan ada bantuan dan dapat mengurus BPJS menanggung biaya perobatan di rumah sakit,” tambahnya.

Dalam peristiwa itu, lanjutnya, HP anaknya yang digunakan untuk sekolah raib diambil para perampok yang telah melukai korban dengan dibacok menggunakan senjata tajam.

“Waktu kejadian dalam keadaan terluka anak saya sempat lari meminta tolong ke rumah saudara Subhan alias Sipit (40), setelah itu dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama,” ungkapnya.

Ia berharap, apparat kepolisian dapat membantu anaknya khususnya dalam masalah biaya pengobatan di rumah sakit.

Kanit Reskrim Polsek Bojongsari, Iptu Bowo mengatakan, dari keluarga korban telah membuat laporan kejadian perampasan di daerah Bedahan, Kecamatan Sawangan.

“Saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Untuk korban masih menunggu stabil kesehatan baru bisa kita BAP. Kasus ini masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here