Gerai Vaksinasi Booster di Jalan Pendowo Limo Sepi Pengunjung

27
Terlihat Gerai Vaksin Booster Sepi Pengunjung

Limo | jurnaldepok.id
Sepekan menjelang hari raya Idul Fitri suasana aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah tampak menurun jika dibandingkan dengan suasana pada awal hingga pertengahan Ramadan, hal ini tentu berdampak terhadap jumlah warga yang mengikuti program vaksinasi khususnya vaksin booster.

Pantauan Jurnal Depok di Gerai Vaksinasi Booster di Jalan Pendowo dekat jembatan Tol, Kelurahan Grogol, tidak melihat adanya antrean warga yang ingin divaksin, bahkan di gerai tersebut nyaris tak ada warga yang meminta untuk divaksin.

Saat dikonfirmasi Jurnal Depok, petugas pelaksana Vaksinasi Mobile Polsek Limo, Suci Tarmira mengatakan, sejak dibuka pada pukul 8.00 Wib hingga pukul 10.00 Wib dirinya baru melayani 4 warga yang minta divaksin Booster.

“Mungkin karena warga sudah banyak yang pulang kampung, tapi kemarin kemarin jumlah warga yang datang dan minta divaksin masih cukup banyak berkisar antara 50 hingga 60 orang per hari,” ujar Suci kepada Jurnal Depok, kemarin.

Penuturan senada disampaikan oleh petugas Bhabinkamtibmas, Aipda Justan mengatakan meskipun terjadi penurunan jumlah warga yang minta divaksin, namun pihaknya akan terus membuka dan melaksanakan pelayanan vaksin bagi warga.

“Memang semakin dekat lebaran akan semakin sedikit jumlah warga yang minta di vaksin, tapi enggak apa apa kami tetap membuka gerai pelayanan vaksin dosis 1, 2 dan 3 / Booster,” tegas Justan.

Diakui Justan, semakin dekat dengan lebaran jumlah warga yang mendatangi tempat pelaksanaan vaksin semakin berkurang, hal itu kata dia dikarenakan kebanyakan warga sedang fokus dengan kegiatan menjelang lebaran.

“Biasa kalau mau lebaran, warga sangat sibuk mempersiapkan diri memenuhi kebutuhan lebaran, mudah mudahan nanti pasca lebaran warga yang belum vaksin dapat berkesempatan untuk datang ke tempat pelaksanaan vaksin,” imbuhnya.

Sementara menurut Deni Santana salah satu warga Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, menurunnya jumlah peserta vaksin disebabkan berbagai faktor, diantaranya dikarenakan hampir seluruh warga sudah tervaksin meskipun dosisnya bervariasi.

“Ya hampir semua warga sudah vaksin, tapi ada yang baru dosis 1, ada yang sudah dosis 2 dan sebagian udah vaksin dosis 3, jadi secara otomatis jumlah warga yang datang ketempat pelaksanaan vaksin semakin hari kian menyusut,” tutup Ajoy, sapaan akrab Deni Santana. n Asti Ediawan

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here