Dianggap Membahayakan Penumpang Mudik Lebaran, Polisi Incar Travel Gelap

34
Bus jurusan Depok-Bandara saat melintas di Jalan Raya Margonda

Tapos | jurnaldepok.id
Wakil Ketua Paguyuban Bus AKAP Jatijajar, Tapos, Hendra Asmara mengatakan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sudah mengimbau masyarakat yang akan mudik Lebaran menggunakan angkutan resmi atau angkutan umum, bukan travel gelap.

“Kami meminta masyarakat untuk menggunakan penyelenggara angkutan resmi. Saat ini mulai banyak penawaran mudik Lebaran 2022 oleh penyelenggara melalui media daring (online) maupun travel gelap yang tidak dapat memberikan kepastian keselamatan bagi penumpang,” ujarnya, kemarin.

Sebaiknya, kata dia, para penumpang memilih menggunakan bus yang resmi dan sudah terdaftar di Kementerian Perhubungan.

“Secara kenyamanan sudah pasti berbeda antara bus yang resmi dan yang tidak terdaftar atau travel gelap. Dari pengalaman tahun lalu banyak penyelenggara yang tidak bertanggung jawab, misalnya kondisi bus tidak prima, cukup berbahaya jika dipakai perjalanan jauh,” paparnya.

Jika terjadi kecelakaan, kata dia, maka tidak tercover oleh asuransi Jasa Raharja.

“Seringkali kendaraan yang digunakan tidak resmi juga harganya lebih mahal dari yang resmi, kendaraan tidak diuji Kir, serta kompetensi pengemudi tidak terjamin,” jelasnya.

Kasat Lantas Polres Metro Depok, AKBP Jhoni Eka Putra mengatakan, selain membantu pemantauan arus mudik maupun arus balik lebaran, jajaarannya akan melakukan pemantauan keberadaan travel gelap. Hal itu masih terjadi saat momen arus mudik maupun arus balik hari raya Idul Firti.

“Kami akan memantau keberadaan travel gelap yang beroperasi di Kota Depok,” tandasnya.

Jhoni menuturkan, para pengemudi maupun pemilik travel gelap memiliki cara tertentu untuk mengelabui anggota kepolisian di lapangan.

Untuk itu, Satlantas Polres Metro Depok akan mengantisipasi kendaraan pribadi yang disinyalir dijadikan travel gelap.

“Kami akan melakukan penindakan apabila ditemukan kendaraan dijadikan travel gelap, terkadang pengemudi berusaha mengelabui petugas,”katanya.

Satlantas Polres Metro Depok selain bersiaga di pos pelayanan dan pengamanan, akan melakukan patroli.

“Nantinya apabila dicurigai kendaraan yang melintas dijadikan travel gelap akan dihentikan dan diperiksa terlebih dahulu,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here