Belasan Ribu Pemudik Tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur Tinggalkan Depok

70
Petugas Terminal Jatijajar saat mengecek kelangkapan pemudik

Tapos | jurnaldepok.id
Empat hari menjelang hari raya Idul Fitri ribuan pemudik sudah meninggalkan Kota Depok. Berdasarkan pantauan di Terminal Jatijajar, Kecamatan Tapos, para pemudik sudah mulai memadati jalur keberangkatan baik bus Antar Kota Antar Propinsi dan Antar Kota Dalam Propinsi.

Koordinator Tata Usaha Terminal Jatijajar Depok, Dudi Marsudi kepada wartawan mengatakan, volume penumpang yang hendak berangkat ke kampung halamannya mulai mengalami peningkatan.

“Menjelang H-4 hari raya Idul Fitri, penumpang terus berdatangan untuk melakukan perjalanan mudik menggunakan bus AKAP dan AKDP yang ada di Terminal Jatijajar,” ujarnya, kemarin.

Data dari posko keberangkatan Terminal Jatijajar hingga tanggal 25 April jumlah penumpang AKAP dan AKDP yang diberangkatkan dari terminal Jatijajar mencapai 14.701 penumpang

“Keberangkatan dari Terminal Jatijajar mayoritas tujuan ke wilayah Jawa Tengah seperti Purwokerto, Semarang, Jogyakarta, Solo, Pekalongan dan kota lainnya. Sementara tujuan Kota ke Jawa Timur ke Madiun, Surabaya, Madura, Malang, Madura, Kediri dan kota lainnya,” paparnya.

Sementara bus AKAP telah diberangkatkan sebanyak 2.287 armada bus sedangkan bus AKDP sebanyak 485 armada bus. Total keseluruhan bus selama April yang diberangkatkan mencapai 2.772 armada bus.

“Sampai saat ini ketersediaan bus di Terminal Jatijajar masih aman dan belum ada penambahan armada bus tambahan. Apabila kembali mengalami peningkatan jumlah penumpang di Terminal Jatijajar, sejumlah perusahan bus akan menambahkan armada bus,” jelasnya.

Pihaknya juga memperkirakan penambahan jumlah bus akan dikondisikan dengan penambahan jumlah penumpang dari hari sebelumnya.

Sementara itu program mudik gratis Kementerian Perhubungan (Kemenhub) banyak diminati warga Depok mencapai 2.550 peserta.

Kepala UPT Terminal Terpadu Kota Depok, Ari Andromeda mengatakan, dari dua tahap pembukaan program mudik gratis, kuota di wilayah Kota Depok telah habis diminati calon pemudik.

Dia menambahkan, pendaftaran program mudik gratis sedang berlangsung salah satunya di Kota Depok. Pendaftaran program mudik gratis dilakukan secara online dan validasi.

“Dari data yang diinput Kementerian Perhubungan, kuota mudik gratis di Kota Depok telah habis dan kini tinggal validasinya,”katanya.

Andromeda mengungkapkan, pendaftaran tahap pertama pada 9 April 2022, kuota untuk Kota Depok telah habis sejak 12 April.

“Begitupun untuk pendaftaran periode kedua pada 18 April 2022, telah habis pada 21 April. Dari dua tahap pendaftaran, total kuota tiket mudik gratis di Kota Depok mencapai 2.550 peserta,” katanya.

Andromeda menjelaskan, untuk validasi tiket yang berada di Terminal Terpadu Kota Depok, pada tahap pertama telah tercetak 1.470 tiket.

“Pada tahap kedua sudah tercetak 236 tiket dari 1.080 tiket yang tersedia. Jadi masih ada para peserta yang belum melakukan validasi di Terminal Terpadu Kota Depok. Penyelenggaraan validasi dibuka hingga 26 April atau H-2 sebelum keberangkatan,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here