23 Tahun Depok Maju Bersama, Tumbuhkan Kembali Budaya Gotong Royong

168
Wali-Wakil Wali Kota Depok saat mengeluarkan jurus pencak silat

Margonda | jurnaldepok.id
Tepat hari ini tanggal 27 April 2022 Kota Depok merayakan hari jadinya yang ke 23 tahun. Berbagai macam prestasi baik tingkat provinsi maupun nasional telah banyak diraih. Namun, tak dipungkiri usia 23 tahun Kota Depok tak sedikit masih menyimpan kekurangan yang harus dilengkapi.

Tak heran, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengangkat tema HUT Kota Depok ke 23 tahun ini ‘Maju Bersama’. Dimana, kata maju bersama dimaknainya untuk bersama-sama membangun Depok menuju kota yang Maju, Berbudaya dan Sejahtera.

“Maju obsesi kita semua dan tercantum dalam visi Kota Depok. Kemajuan dapat dirasakan dari tahun ke tahun dan periode ke periode. Memang kami memiliki misi pembangunan dilakukan secara partisipatif dan kebersamaan mewujudkan warga berbudaya berbasis Kebhinekaan, dari situ muncul ide maju bersama,” ujar Idris kepada Jurnal Depok, Selasa (26/04).

Ia menyadari, masih banyak kekurangan dalam kalimat maju bersama terutama dengan budaya gotong royong yang harus lebih memasyarakat.

“Ini harus dimasyaraktkan lagi kepada lapisan masyarakat Kota Depok termasuk kepada anak-anak dan pemuda, ini harus terus ditanamkan. Karena diera gadget seperti ini jika tidak ditanamkan budaya gotong royong akan menjadi sebuah budaya ego sentrik bagi anak-anak maupun pemuda,” paparnya.

Dibidang pembangunan, Idris mengatakan banyak fasilitas public yang masih harus diwujudkan. Namun, dirinya tidak mau melampaui aturan pemerintah pusat terkait kategori atau standar kota metropolitan.

“Misalnya dari sisi pertanian, itu harus masuk di RTRW. Depok harus memiliki 23 hektare lahan pertanian, sementara pertanian saat ini masih bersifat privat. Begitu juga pembangunan infrastruktur untuk lansia, disabilitas, ini juga harus ditingkatkan. Masih banyak PR yang harus diselesaikan,” katanya.

Sementara itu Wakil Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono mengatakan, usia Depok yang terus bertambah tentunya semakin dewasa, semakin baik dan semakin maju. Usia 23 tahun diakuinya banyak prestasi yang telah diraih.

“Kami mengartikan usia 23 tahun ini bahwa Depok berhasil menunjukkan prestasi-prestasi yang dilakukan pemerintah dan seluruh warga Depok,” tandasnya.

Ia berharap, tingkat soliditas dan partisipasi masyarakat serta pentahelix dapat semakin erat untuk bersama-sama membangun Depok.

“Kedepan kami berharap Depok menjadi kota yang hijau dan sehat, terlebih pandemi sudah berakhir. Mudahan-mudahan Depok bisa melayani masyarakat di ruang terbuka hijau,” pungkasnya. n Rahmat Tarmuji

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here