Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok Merangkak Naik

53
Anggota Komisi Informasi dan Edukasi BPKN RI saat meninjau harga kebutuhan pokok

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Menjelang Hari Raya Idul Fitri sejumlah harga bahan pokok dan komoditas sayur mayur mulai mengalami kenaikan.

Anggota Komisi Informasi dan Edukasi BPKN RI, Renti Maharaini mengatakan, kedatangannya kali ini dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H.

“Kami dari Badan Perlindungan Konsumen Nasional, salah satu tupoksi kami juga melakukan survei terhadap barang-barang di pasar dan hari ini kami melakukan survei di Pasar Depok Jaya, bagaimana kestabilan harga kebutuhan pokok menjelang Idul Fitri,” ujarnya, kemarin.

Renti mengatakan, sejumlah barang kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan harga meski tak begitu signfikan.

“Untuk menjaga stabilitas harga sekali lagi, ini perlu sinergi dari semua pihak, semua stakeholder terkait,” katanya.

Renti menjelaskan, untuk menjaga stabilitas harga sebuah barang, maka hal yang pertama harus diperhatikan adalah pasokannya.

“Untuk menjaga kestabilan harga itu yang pertama harus dipastikan dulu distribusi, ketersediaan pasokan aman. Contoh seperti minyak goreng kemarin, ternyata terhambat di jalur distribusi dan pasokannya. Nah kami harap pemerintah bersama stakeholder terkait bisa menjaga distribusi barang ini baik sebelum dan setelah Idul Fitri,” paparnya.

Pihaknya sudah melakukan survei ke pedagang beras, telur, daging ayam, daging sapi, kemudian cabe, bawang merah, hingga minyak goreng yang masih tinggi harganya meski persediaannya aman.

“Kemudian juga beras komoditasnya stabil. Yang masih tinggi itu bawang merah, bawang putih turun, cabai mengalami kenaikan tapi tidak terlalu tinggi, kemudian ikan juga naik,”katanya.

Komoditi yang mengalami kenaikan harga cukup tinggi adalah bawang merah. Kini harganya menyentuh Rp 40 ribu.

Menyoal faktor naiknya harga, Renti menuturkan mayoritas komoditas sayur dipengaruhi oleh faktor cuaca dan musim hujan.

“Tadi sih kalau cabai bawang itu karena faktor musim hujan ya. Kalau daging sih untuk kenaikannya memang sudah musiman ya, menjelang Idul Fitri kondisinya selalu begitu setiap tahunnya,” jelasnya.

Bahwa kenaikan harga bahan-bahan pokok menjelang hari raya memang sudah seperti tradisi di Indonesia.

“Ini sudah jadi suatu tradisi ya menjelang hari raya terjadi kenaikan. Tapi yang kami jaga adalah bagaimana agar kenaikannya tidak melonjak dan memberatkan masyarakat. Kemudian keamanan dari pasokan distribusi tersebut,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here