Dianggap Merusak Lingkungan, Pembangunan TPS Situ Rawa Besar Dibongkar

104
Terlihat bangunan TPS yang mulai berdiri di Situ Lio

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLH) Kota Depok melarang adanya pembangunan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar yang berada di pinggir Situ Rawa Besar, Kampung Lio, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

Kepala Dinas LHK, Ety Suryahati dalam surat peringatan mengatakan, berdasarkan hasil monitoring timnya di lokasi terhadap pembangunan TPS di Situ Rawa Besar, harus dilakukan penertiban dan pembongkaran bangunan tersebut.

Pembongkaran atau penertiban dilakukan karena bangunan TPS tersebut berada di garis sempadan Situ Rawa Besar dan merusak sarana prasarana yang ada di situ.

“Akses masuk ke TPS sempit dan menyulitkan armada kami dalam pengangkutan,” ujarnya, kemarin.

Sementara itu Lurah Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Herman menegaskan, bangunan TPS itu dilarang keberadannya di situ Rawa Besar.

“Bangunan tersebut untuk segera dilakukan penertiban dan dibongkar karena beberapa pertimbangan salah satunya berada di garis sempadan Situ Rawa Besar. Surat teguran dari Dinas Lingkungan Hidup kami sudah berikan kepada pengurus RT dan RW,” katanya.

Berdasarkan informasi di lapangan menyebutkan, pembangunan TPS di bantaran Situ Rawa Besar merupakan inisiatif dari para ketua RT yang ada di lingkungan RW 13. Namun pembangunan TPS itu tidak mendapatkan persetujuan dari ketua RW 13 Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas.

Karno, salah satu warga mengatakan, TPS yang akan dibangun nantinya diduga berada diatas fasos dan fasum Pemkot Depok.

“Kami juga bingung kenapa TPS akan dibangun di bantaran Situ Rawa Besar,” ungkapnya.

Dia menambahkan, pembangunan TPS di Situ Rawa Besar dilakukan para ketua RT di RW 13 paska TPS sebelumnya ditutup oleh ahli waris pemilik lahan tersebut. Akan tetapi pembangunan TPS tidak mendapatkan dukungan dari ketua RW karena berada dipinggir Situ Rawa Besar.

“Jika memang TPS itu tetap dibangun, maka bisa mengganggu keasrian Situ Rawa Besar bahkan bisa mencemari kawasan situ,” katanya.

Sementara itu Ketua RW 13, Suryadi sudah mengirimkan surat kepada pihak kelurahan dan kecamatan terkait pembangunan TPS. Di dalam surat tersebut menyatakan jika pihaknya tidak mau bertanggung jawab jika di kemudian hari akan bermasalah.

“Saya tidak akan bertanggung jawab terhadap pembangunan TPS di bantaran Situ Rawa Besar,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here