Tega! Kambing Buat Lebaran Diembat Maling, Dipotong di Kandang Hanya Disisain Jeroan

170
Saprudin pemilik enam ekor kambing saat menunjukkan kulit kambing yang tersisa

Pancoran Mas | jurnaldepok.id
Maling kambing dengan modus menyisahkan jeroan di dalam kandang kembali terjadi di Kota Depok. Kali ini menimpa kambing milik Saprudin warga RT 05/01, Kelurahan Rangkapan Jaya Baru, Kecamatan Pancoranmas.

Saprudin kehilangan enam kambingnya yang akan disembelih pada hari raya Idul Fitri. Aksi maling enam ekor kambing itu sempat diunggah di media sosial. Dalam suara di video mengatakan ‘Mau lebaran ada-ada ajah musibah kaya gini 6 ekor ludes digorok orang tinggal isi perut. Kejadian di kp.Rawadenok rt 05/01 Rangkapan Jaya Baru’.

Saprudin pemilik kambing mengatakan, pencurian enam ekor kambing diketahui sekitar pukul 06.30 WIB.

“Pada saat mau kasih makan pagi, kambing enam ekor sudah tidak ada di dalam kandang berukuran 6×6 Meter. Pelaku hanya menyisakan isi jeroan perut kambing tiga ekor di dalam kandang dan tiga ekor lagi di bawah pohon belimbing berjarak 15 meter dari kandang,” ujarnya, kemarin.

Keenam ekor kambing jenis jawa yang dicuri terdiri dari tiga ekor betina dan tiga ekor jantan. Untuk yang betina dua ekor, sedang mengandung empat bulan janin bayi kambing serta jeroan juga dibuang dalam kandang.

Diduga kesiangan, pelaku mencuri satu ekor kambing yang sudah dikosongkan isi jeroannya tidak diambil melainkan ditinggal di dalam kandang.

Menurutnya, letak kandang kambing yang berada di tengah perkebunan buah jambu dan belimbing tersebut sulit untuk dilalui kendaraan bermotor.

“Karena awalnya dikira aman jauh dari penduduk, kambing peliharaan ditempatkan dalam kandang dan urine kambing tersebut difermentasi sebagai pupuk bagi tanaman buah jambu dan belimbing seluas ribuan meter,” tambahnya.

Pencurian hewan peliharaan itu telah terjadi yang kedua kali. Dimana kejadian pertama hilang enam ekor domba pada tahun 2018.

“Kejadian pertama modus sama, enam ekor domba disembelih lalu isi jeroan dibuang memudahkan pelaku untuk membawanya,” tuturnya.

Menurut dia, pelaku yang mencuri kambingnya diduga merupakan orang yang sama pada waktu pencurian pertama.

“Pelaku tidak berhasil membuka pintu kandang karena digembok menggunakan palang besi. Lalu mencoba menyembelih kepala kambing melalui tempat pemberi makan setelah isu isi jeroan dibuang memudahkan untuk bisa diambil dikeluarkan melalu celah tempat makan,” ungkapnya.

Dalam peristiwa ini dirinya tidak membuat laporan kepada pihak berwajib.

“Kerugian yang ditaksir mencapai Rp 25 juta. Kejadian ini tidak dilaporkan ke pihak berwajib dan sudah menerima sebagai musibah saja,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here