Mau Demo ke Jakarta, 10 Pelajar Diamankan Lima Diantaranya dari Depok

118
Petugas saat mengamankan sejumlah pelajar yang akan ikut demo ke Jakarta

Margonda | jurnaldepok.id
Sekitar 10 pelajar dari Kota Depok dibawa ke Polsek Jagakarsa saat hendak ingin melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta. Mereka diamankan di bawa Fly Over Tanjung Barat Jagakarsa.

Kapolsek Jagakarsa, Kompol S Aba Wahid Key mengatakan, anggotanya telah mengamankan sekitar 10 orang pelajar yang diduga akan melakukan aksi unjuk rasa di Jakarta. Ke 10 pelajar yang diamankan diantaranya RA, PR, NP, HS FM dan lima pelajar lainnya yang bersekolah di Sukmajaya dan Cimanggis Kota Depok.

“Ke 10 pelajar tersebut di bawa ke Polsek Jagakarsa untuk dimintai keterangan,” ujarnya, kemarin.

Di lokasi lain, aparat kepolisian melakukan penyekatan kendaraan yang akan mengarah ke Jakarta pada, Senin (11/04) dinihari. Salah satu lokasi penyekatan di Jalan Raya Ciputat-Sawangan, Bojongsari, kawasan Wates Sawangan, yang merupakan perbatasan antara Kota Depok dan Tangerang Selatan.

Kapolsek Bojongsari, Kompol Ronny mengatakan, penyekatan ini dimaksudkan untuk mengantisipasi peserta aksi demo yang membawa barang-barang berbahaya.

“Jadi jangan sampai ada yang melintas di wilayah kita membawa barang berbahaya, dan bertindak anarkis di ibu kota,” katanya.

Dia menambahkan, penyekatan ini akan berlangsung hingga aksi unjuk rasa di Jakarta berakhir.

“Kami mulai pukul 04.00 WIB hingga selesai untuk penyekatan sampai selesai kegiatan mereka. Sebelumnya kami juga patroli cipta kondisi mulai pukul 24.00 WIB,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar bersama Dandim 0508 Depok, Kolonel Inf Elvino Yudha Kurniawan berserta jajaran melakukan monitoring patroli ke sejumlah titik penyekatan.

“Tadi kami lakukan filterisasi massa yang menuju ke Jakarta, bahwa diketahui akan ada massa yang bergerak ke Jakarta untuk melakukan aksi unjuk rasa,” ungkapnya.

Dia mengatakan, untuk titik penyekatan ada di Simpang Cisalak, Flyover UI, Jalan Raya Bogor (Depan Panasonic) dan Simpang Depok yang bertujuan untuk menghalau massa menuju Jakarta dari arah Depok dan Bogor.

“Anggota menghalangi lalu memeriksa. Pertama tujuan untuk mengurangi mobilisasi yang ke arah Jakarta. Lalu kedua kami mengecek apabila ditemukan barang-barang yang berbahaya akan kami amankan,” tegasnya.

Selama penjagaan dititik-titik penyekatan mulai dari pukul 00.00 WIB sebanyak 220 anggota Polres dan Kodim disebar.

“Dari polsek-polsek juga diturunkan untuk pengamanan di wilayah. Sampai saat ini belum ada temuan,” katanya.

Terpisah Kapolsek Cinere, AKP Suparmin mengatakan, dalam pengamanan massa yang akan bergerak demo ke Jakarta pihaknya menurunkan sebanyak 21 personil.

“Untuk strong point kami ada di depan Mall Cinere. Sedangkan untuk penyekatan kami adakan di dua titik yaitu pintu Tol Cinere dan batas Jakarta Selatan,” pungkasnya. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here