Ditanya Pilih Idris atau Bima untuk Maju di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Masih Malu-malu

119
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat menggelar jumpa pers usai peresmian Pasar Sawangan

Sawangan | jurnaldepok.id
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil masih malu-malu menyatakan sikapnya untuk kembali maju di Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2024 mendatang. Termasuk dalam memilih pendampingnya di periode kedua nanti.

Ketika ditanya siapakah yang cocok untuk mendampingi dirinya pada Pilgub 2024 mendatang antara Wali Kota Depok, Mohammad Idris dan Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, dirinya belum bisa memutuskan.

“Jangan ngomongin politik, karena politik itu diputuskannya di detik-detik terakhir, enggak bisa diprediksi. Disurvei sekarang si A, nanti si B,” ujar Ridwan Kamil saat meresmikan Pasar Sawangan, Jumat (08/04).

Ia mencontohkan, Wakil Presiden RI terpilih, KH Ma’ruf Amin bahkan pada saat pilpres 2019 lalu tidak masuk dalam survei.

“Baliho nya pun enggak ada, tapi Allah takdirkan jadi wakil presiden. Kalau ngomongin politik nanti saja menjelang-menjelang,” paparnya.

Namun begitu, pria yang akrab disapa Kang Emil itu memiliki penilaian tersendiri terhadap kedua sosok kepala daerah yakni Mohammad idris dan Bima Arya.

“Dua-duanya bagus banget,” ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi apakah Bima Arya bersedia jika nanti diminta Ridwan Kamil untuk mendampinginya di Pilgub Jabar 2024, ini jawabannya.

“Lihat kondisi perkembangan. Tapi saya sepakat dengan Pak Gubernur terlalu dini untuk membicarakan pasangan, masih banyak ruang untuk segala kemungkinan. Yang pasti saya dengan Pak Gubernur Insya Allah satu perahu dan satu misi,” tanggapnya.

Bima juga mengaku sangat instens membangun komunikasi dengan Ridwan Kamil.

“Pak Gubernur harusnya targetnya naik kelas, iya dong. Saya mendoakan Pak Gubernur bisa maju ke tangkup kepemimpinan nasional,” jelasnya.

Senada dengan Bima, Idris pun mengaku belum bisa memutuskan apakah dirinya tetap berkarier dalam dunia politik paska menjabat Wali Kota Depok.

“Masih terlalu pagi, karena saya juga masih punya janji kampanye yang harus saya selesaikan sampai 2026 karena SK saya sampai 2026, meskipun pilkada 2024,” tandasnya.

Ketika ditanya apakah dirinya juga akan siap jika diminta Ridwan Kamil untuk mendampinginya di Pilgub 2024, Idris mengatakan akan melihat kondisi.

“Itu akan dilihat kondisinya, karena segala pertanyaan politik H-1 akan terjawab,” ungkapnya.

Kehadiran Wali Kota Bogor, Bima Arya dalam peresmian Pasar Sawangan sontak mendapat penilaian politis dari kalangan masyarakat. Pasalnya, kehadirannya tak lumrah dalam kegiatan tersebut.

“Banyak yang bertanya-tanya kok Pak Bima datang kesini ngapain, ini pasti ada kaitannya dengan 2024 nanti,” tanggap Mahrudin, Ketua BKM Kelurahan Bedahan. n Rahmat Tarmuji

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here