Catet Nih! Karaoke dan Panti Pijat Dilarang Beroperasi Selama Ramadhan

85
Mohammad Idris

Margonda | jurnaldepok.id
Hiburan malam seperti karaoke, panti pijat dan lainnya diminta untuk tidak beroperasi selama bulan Ramadan 1443 Hijriah.

Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatur penyelenggaraan kegiatan usaha di bulan Ramadan 1443 H. Aturan tersebut mencakup perizinan pembukaan usaha hingga imbauan dari Pemerintah Kota (Pemkot) kepada pemilik usaha selama puasa.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Depok dengan nomor 451/161-Sat Pol PP yang ditanda tangani pada, Senin (4/4). Surat ditujukan kepada pemilik rumah makan, penyedia jasa penginapan, hingga pemilik tempat hiburan.

Adapun peraturan bagi pemilik restoran, rumah makan, kafe, warung makan, mereka diimbau memasang tirai menutup pada siang hari selama puasa.

“Diimbau agar siang hari memasang tirai penutup sehingga aktivitas di dalamnya tidak terlihat oleh masyarakat umum dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tulis Idris dalam suratnya.

Selain itu, pengelola hotel hingga penginapan diimbau lebih selektif dalam melayani tamu.

“Pengelola diharapkan memperketat protokol kesehatan dan tidak memperjualbelikan minuman beralkohol tanpa izin,” paparnya.

Sedangkan untuk tempat hiburan, Idris merujuk pada Ketentuan Pasal 48 Ayat 7 Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 16 Tahun 2013 tentang Kepariwisataan.

“Khususnya bar, kelab malam, diskotek, karaoke/rumah bernyanyi, panti pijat, rumah biliar, spa, dan sanggar seni budaya tradisional yang bersifat hiburan, dilarang mengoperasikan kegiatan usahanya pada bulan suci Ramadan dan hari-hari besar keagamaan,” tegasnya.

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Depok, Taufiqurakhman membenarkan peraturan yang ditujukan bagi lembaganya.

Sementara itu berdasarkan pantauan di lapangan masih ada saja warung makan yang tidak menutup dengan tirai. n Aji Hendro

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here